6 Fakta Kecelakaan Maut di Karawaci, 4 Orang Tewas hingga Kondisi Mobil yang Remuk Parah

Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kecelakaan truk tanah yang menimpa sebuah mobil Daihatsu Sigra di Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019). Dalam peristiwa ini, 4 orang tewas, dan satu orang balita selamat.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kecelakaan maut melibatkan mobil Daihatsu Sigra dan truk pengangkut tanah terjadi di Jalan Imam Bonjol, Penanggungan Barat, Cobodas, Karawaci, Kota Tangerang.

Kecelakaan terjadi pada Kamis (1/8/2019) sekitar pukul 05.20 WIB.

Kecelakaan tersebut berawal ketika truk pengangkut tanah dengan nopol B-9927-TYY melaju ke arah Palem Semi oleng.

Di saat bersamaan, mobil Daihatsu Sigra dengan nopol B-1932-COE melintas dari arah sebaliknya.

DIkutip dari Kompas.com pada Jumat (2/8/2019), setidaknya ada 6 fakta dari kecelakaan maut yang terjadi di Karawaci tersebut.

1. Empat orang Tewas, satu balita selamat

Akibat kecelakaan maut itu, empat orang dewasa tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP) dan seorang balita berusia 11 bulan selamat.

Korban meninggal tersebut di antaranya Edy (45), Wandi (22), Fatmawati (40), serta Nanda (24).

Sementara seorang balita yang selamat bernama Aisyah yang merupakan anak dari korban Fatmawati.

Fatmawati, Nanda, dan Wandi merupakan saudara kakak-beradik, sementara Edy merupakan sopir Grab yang hendak mengantar mereka.

2. Aisyah selamat dalam pelukan sang ibu

Salah seorang saksi bernama Ade yang ikut membantu dalam proses evakuasi korban mengatakan bahwa Aisya diselamatkan oleh sang ibu.

Fatmawati dan Aisyah duduk di kursi belakang, Fatmawati terjepit atap mobil yang remuk karena tertimpa truk pembawa tanah.

Dengan cara mendekap tubuh Aisyah, Fatmawati berusaha melindungi anaknya yang masih balita itu supaya tidak terkena truk.

Ade juga mengatakan bahwa Fatmawati masih bernapas ketika dihampiri warga, melihat itu, warga segera berupaya mengeluarkan mereka dari dalam mobil.

“Waktu sekitar jam 6 pagi itu ibunya masih bergerak, masih hidup. Soalnya dia (Fatmawati) nyerahin anaknya ke warga lewat jendela mobil sebelah kiri,” ujar Ade di lokasi kejadian, Kamis.

Kata Ade, Fatmawati duduk di belakang sopir yang mengalami kerusakan terparah dalam kecelakaan itu.

3. Kondisi mobil remuk

Kecelakaan truk tanah yang menimpa sebuah mobil Daihatsu Sigra di Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, Kamis (1/8/2019). Dalam peristiwa ini, 4 orang tewas, dan satu orang balita selamat.(Instagram)

Ketika truk pembawa tanah terguling, badan truk langsung menimpa mobil Daihatsu Sigra putih yang ada di sampingnya.

Tanah yang diangkut oleh truk itu pun langsung berhamburan, sebagian bahkan menimbun badan mobil nahas yang tergencet di bawahnya.

Dalam beberapa video dan foto yang beredar, tampak badan mobil mengalami rusak parah.

Mobil itu bahkan terlihat remuk hingga gepeng.

Yang terlihat masih utuh hanya bagian depan mobil meski sudah penyok.

Pintu belakang mobil nyaris tidak terlihat karena tertimpa ban truk, sementara pintu depan ringsek.

Baca: Jelang Idul Adha 2019, Ini Niat dan Doa Puasa di Bulan Dzulhijjah serta Keutamaannya

Baca: Pengertian hingga Gejala Kanker Otak Glioblastoma, Penyakit Langka yang Diderita Agung Hercules

4. Korban mau berbelanja ke Tanah Abang

Para korban yang berada dalam mobil Daihatsu Sigra itu awalnya hendak membeli pakaian ke Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Hal ini disampaikan mertua Fatmawati, Suwardi Guci (54).

Ia mengatakan Fatmawati pergi bersama kedua adik kandungnya, yakni Wandi dan Nanda Saputra.

“Dia ini kan pedagang pakaian, memang dua kali dalam satu minggu selalu belanja di pasar Tanah Abang. Jualnya di Pasar Malabar,” kata Suwardi di rumah duka di Tangerang, Kamis.

5. Anak sulung korban menangis histeris lihat jenazah ibunya

Ketika jenazah Fatmawati dan kedua adiknya tiba di rumah duka, isak tangis kerabat dan tetangga pecah.

Anak sulung Fatmawati, Kayla (5), langsung berlari dan menangis histeris begitu ambulans datang.

Ketika tiga jenazah korban sampai rumah dan dijejerkan, Kayla tidak berhenti menangis.

“Mama, jangan tinggalin, Kayla, jangan cepat-cepat pergi,” kata Kayla sambil menangis di dekat jenazah ibunya seperti ditulis oleh Kompas.

6. Sopir truk langgar aturan, truk diduga tidak layak jalan

Kasat Lantas Kota Tangerang, AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan bahwa truk berukuran besar sebenarnya dilarang melintas di ruas jalan protokol Kota Tangerang mulai pukul 05.00 sampai 21.00 WIB.

Namun sopir truk pengangkut tanah, SEJ, rupanya tetap memaksa melanjutkan perjalanan kea rah Kota Tangerang ketika merasa situasi sudah aman dari razia polisi.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Juang, as roda truk itu patah yang membuat truk oleng dan tidak bisa dikendalikan.

Truk pengangkut tanah pun miring dan terguling menimpa Daihatsu Sigra yang tengah melintas.

“Itu kendaraannya (truk tanah) sebenarnya enggak layak jalan kayaknya, terus dipaksa jalan. Akibatnya as roda truk patah dan menabrak mobil,” ungkap Juang.

Saat ini, polisi tengah memeriksa sopir truk itu di Polres Kota Tangerang.

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)

Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official



Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer