Kapolres Yoga mengendarai mobil Toyota Fortuner dengan nomor polisi H 1981 MY, ditemani dua brigadir polisi, Vabrillian Dean Artono dan Rio Risna Saputra.
Keduanya yang duduk di depan mobil tewas akibat tabrakan.
Rio adalah warga Ngadirejo, Boyolali, sementara Vabrillian berasal dari Nogosari, Boyolali.
Keduanya dimakamkan dengan prosesi dinas kepolisian di Boyolali pada Selasa siang (1/10/2024).
Kapolres Meninggal Setelah Beberapa Hari Dirawat
Kapolres Yoga meninggal dunia pada Minggu pukul 20.00 WIB setelah dirawat di RS Telogorejo, Semarang.
Sebelum dirujuk ke RS Telogorejo, ia sempat dirawat di RS QIM Batang setelah kecelakaan.
Jenazahnya dibawa ke rumah duka di Depok, Jakarta, dan akan dimakamkan pada Senin (7/10/2024).
Sosok Kapolres Yoga
AKBP Muhammad Yoga Buana Dipta Ilafi dilantik sebagai Kapolres Boyolali pada Rabu, 17 Juli 2024, menggantikan AKBP Petrus Parningotan.
Sebelum menjabat sebagai Kapolres Boyolali, AKBP Muhammad Yoga memiliki pengalaman sebagai penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama kurang lebih enam tahun.
Selain itu, AKBP Muhammad Yoga pernah menduduki berbagai posisi strategis di Kepolisian.
Ia juga pernah bertugas di sejumlah Polda, termasuk Polda Maluku, Polda Kepulauan Riau, Polda Banjarmasin, hingga Polda Sumatera Utara.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)