Hukum Merayakan Maulid Nabi dan Apa yang Harus Dilakuan, Ini Penjelasan Buya Yahya

Oleh sebab itu, Buya Yahya mengungkapkan tenang makna merayakan maulid Nabi SAW yaitu berarti mengagungkan Rasulullah SAW.


zoom-inlihat foto
Hukum-Merayakan-Maulid-Nabi-dan-Apa-yang-Harus-Dilakuan-Ini-Penjelasan-Buya-Yahya.jpg
Serambinews
Hukum Merayakan Maulid Nabi dan Apa yang Harus Dilakuan, Ini Penjelasan Buya Yahya


"Yang tidak bahagia menjadi bahagia, yang dirundung susah akan menjadi penuh kebahagiaan, yang hidupnya sengsara akan diganti dengan kebaikan, yang banyak hutang baca shalawat akan dibebaskan dari hutang," paparnya.

Allah memberikan segala kebaikan baik lahir maupun bathin, karena shalawat yang dibaca.

Buya Yahya menyebut shalawat adalah segala cara mendapatkan solusi, maka jangan ragu untuk bershalawat.

Selain itu, shalawat yang dilantunkan akan melembutkan hati yang keras.

Meskipun demikian, shalawat yang diamalkan hendaknya tidak diniatkan secara khusus untuk mendapatkan imbalan dunia, namun ini kembali pada tingkatan iman seseorang.

"Misalnya shalawatan dan dzikir lama untuk dapat jodoh, hal ini masih lumayan karena mengharapnya kepada Allah SWT. Hanya ini martabat rendah namun lumayan wilayah ikhlas," kata Buya Yahya.

Persoalan lain misal, membaca shalawat dengan niat dagangan laris, sah-sah saja sebab shalawat adalah kunci kesuksesan.

Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.”

Artinya:

“Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.”

Berikut adalah video lengkapnya:

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)

Baca berita terkait Maulid Nabi di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved