Besarkan acara maulid Nabi Muhammad SAW, jika Anda meiliki uang yang cukup bisa dilakukan setiap hari.
Sehingga bagi yang mengatakan bid'ah karena tidak paham maka bisa dimaklumi saja dan jangan terpengaruh.
Kecuali perayaan maulid Nabi dirayakan seperti orang-orang kafir misalnya judi, mabuk, atau di acara maulid Nabi ada keharaman, maka yang dipangkas keharamannya.
"Contoh berbaur laki-laki dan perempuan tidak karuan di acar maulid Nabi, jangan acara maulid Nabi yang dihentikan, tapi laki-laki dan perempuannya dipisah," terangnya.
Alasan lainnya Nabi SAW tak pernah merayakan hari lahirnya, hal itu benar namun seharusnya bukan Nabi SAW yang merayakan hari lahirnya sendiri melainkan umat-Nya.
Perbedaan membela Nabi di zaman sekarang dan dulu, jika di zaman dulu para sahabat dan pengikut Nabi SAW ikut berperang bersama Nabi SAW, maka kini umat Islam bisa membela Nabi lewat harta yan dimilikinya untuk mendekatkan orang-orang kepada Nabi Muhammad SAW.
Di bulan Rabiul Awal sebagaimana bulan lainnya, Buya Yahya menuturkan umat muslim hendaknya memperbanyak shalawat, karena keutamaan shalawat luar biasa dan banyak sekali.
Akan tetapi Buya Yahya mengingatkan jangan beribadah untuk mendapatkan imbalan dunia. Beribadahlah maka Allah akan beri dunia.
"Tapi ini kelas iman, kelas ikhlas, ikhlas itu ada martabatnya, martabat paling tinggi beribadah tidak mengharap apa-apa, bahkan surga sekalipun," terang Buya Yahya.
Meski terbilang rendah, seseorang yang yang mengharapkan imbalan dunia dengan membaca shalawat masih diperhitungkan dan boleh atau sah dilakukan selama ikhlas.
Fadhilah dan nilai pahala bershalawat kepada Nabi SAW diriwayatkan dalam hadist shahih berikut:
مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً صلَّى اللَّهُ عليهِ عشرَ صلَواتٍ ، وحُطَّت عنهُ عشرُ خطيئاتٍ ، ورُفِعَت لَهُ عشرُ درجاتٍ
“Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula'." (HR Ahmad).
"Kalau kita bershalawat sekali saja, Allah akan balas 10 kali, balasan dari yang Maha Agung tentu sangat agung," terang Buya Yahya.
Allah Maha Pengasih lagi Penyayang tak pelit dalam memberikan pahala kepada hamba-Nya yang taqwa.
Baca: Bolehkah Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW saat Rabiul Awal? Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Kasih sayang dan karunia Allah SWT Surat Al-Ahzab Ayat 43
هُوَ ٱلَّذِى يُصَلِّى عَلَيْكُمْ وَمَلَٰٓئِكَتُهُۥ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ ۚ وَكَانَ بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا
Huwallażī yuṣallī 'alaikum wa malā`ikatuhụ liyukhrijakum minaẓ-ẓulumāti ilan-nụr, wa kāna bil-mu`minīna raḥīmā
Artinya: Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
Amalan taqwa di antaranya shalawat dapat membuat seseorang terbebas dari masalah.