"Ibunya tinggal di kontrakan," kata tetangga yang tak mau menyebut identitasnya.
Kondisi perekonomian keluarga dinilai berbanding terbalik dengan keadaan Marisa Putri.
Tetangga pun tak mengetahui pekerjaan Marisa Putri.
"Warga di sini juga nggak tahu kerja apa dia di Pekanbaru," kata tetangga.
Baca: Viral Video Erika Blunder 8 Menit di Twitter dan TikTok, Link Tersebar, Begini Kronologinya
Terlebih meski masih kuliah semester 3, namun Marisa Putri sudah memiliki mobil pribadi Toyota Raize bernopol BM 1959.
Jika dilihat, Toyota Raize dibandrol dengan harga mulai dari Rp 238 juta sampai Rp 309 juta.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa menerangkan Marisa Putri kuliah semester 3 di Universitas Abdurrab.
"Masih semester 3," katanya.
Dilihat dari akun media sosialnya, beberapa kali Marisa Putri memposting video sedang liburan dan nongkrong di kafe.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika menerangkan sebelum menabrak Renti Marningsih, Marisa Putri karaoke dengan temannya.
Di sana menurut Jeki, Marisa Putri mengonsumsi ekstasi setengah butir.
Sekitar pukul 05.00 WIB, Marisa Putri kemudian pulang sendiri mengendarai mobil.
Sesampainya di Jalan Tuanku Tambusai depan Penginapan Linda, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Marisa Putri menabrak Renti Marningsih yang mengendarai motor Yamaha Vega bernopol BM 4697 JZ.
"Karena terpengaruh narkoba langsung melaju terus. Yang bersangkutan gak tahu sudah menabrak," kata Kombes Jeki Rahmat Mustika.
Sementara anak Renti Marningsih, Farah menulis curhat pilu.
"Seandainya aku kaya, mama gak perlu pergi kerja, apa mama bakal ngebukain aku pintu rumah dan bilayng 'poyen mama sudah pulang'," tulisnya di Insta Story.
(tribunnewswiki.com/tribun network)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini