Tampang Meita Irianty Berbaju Tahanan, Tidak Ada kata Minta Maaf untuk Korban, Hanya Bilang Khilaf

Meita Irianty, pelaku penganiayaan terhadap balita berinisial MK (2) dan HW (9 bulan), tetap diam setelah ditetapkan sebagai tersangka.


zoom-inlihat foto
Tersangka-Meita-Irianty-saat-ditampilkan-dalam-jumpa-pers-di-Polres-Metro-Depok-Kamis-182024.jpg
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Tersangka Meita Irianty saat ditampilkan dalam jumpa pers di Polres Metro Depok, Kamis (1/8/2024)


Daycare di Harjamukti, Kota Depok, langsung tutup usai pemilik tempat penitipan anak tersebut, MI, dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap balita berinisial MK (2).

Pengamatan Kompas.com di lokasi, Rabu (31/7/2024), pukul 11.30 WIB, daycare yang beralamat di Jalan Putri Tunggal Nomor 42, Cimanggis, Kota Depok tersebut tampak sepi bagai tidak berpenghuni.

Pagar-pagar besi yang terpasang di sisi depan dan samping bangunan juga tergembok.

Tembok bangunan tersebut didominasi warna biru dan coklat muda.

Selain itu, bendera kecil merah-putih dipasang melintang dengan tali di pagar.

Pada teras depan daycare terdapat tiga sofa, dua kursi, dan meja yang melengkapi ruang tunggu orangtua sekaligus titik penjemputan anak mereka.

Berbagai hiasan berbentuk bintang atau coretan gambar monumen terkenal dari beberapa negara turut meramaikan nuansa daycare yang sedang tutup ini.

Di halaman samping juga tak berbeda jauh, sepi tanpa ada tanda-tanda aktivitas dari dalam bangunan.

Sebagai informasi, dugaan penganiayaan ini terbongkar melalui video rekaman CCTV yang menampilkan detik-detik MI bersama MK dan seorang bocah lainnya sedang berada di salah satu ruangan daycare.

Video rekaman CCTV menunjukkan data rekaman diambil 10 Juni 2024, pukul 09.02 WIB.

Dalam rekaman yang sama terlihat seseorang diduga MI masuk ke ruangan. Kemudian MK langsung memeluk kaki kiri MI sambil menangis histeris.

Tanpa sebab pasti, MI langsung melakukan tindak kekerasan terhadap MK sampai bocah malang itu terjatuh.

Tak berselang lama, MI meninggalkan MK bersama satu bocah di dalam ruangan tersebut.

Kini, orangtua MK telah membuat laporan di Polres Metro Depok pada Senin (29/7/2024).

Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/B/1530/VII/2024/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved