TRIBUNNEWSWIKI.COM – Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta warga Amerika untuk tetap tenang pasca insiden penembakan dengan sasaran calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump pada Sabtu (13/7/2024).
Dalam sebuah pidato di Oval Office, Gedung Putih pada Minggu (14/7/2024), Biden juga mengecam aksi kejahatan tersebut dan menyebut hal itu mencederai rakyat Amerika.
“Kami tidak bisa membiarkan kekerasan ini dinormalisasi. Retorika politik di negeri ini semakin memanas. Ini waktunya untuk menenangkan diri,” kata Biden, dikutip dari Reuters.
“Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk melakukan hal ini,” sambungnya.
Ini adalah kali ketiga Biden menggunakan Oval Office untuk mengomentari isu-isu yang sangat penting bagi warga Amerika sejak ia mengambil alih kekuasaan pada tahun 2021.
Baca: Joe Biden Puji Donald Trump yang Berusaha Damaikan Israel dengan Arab
Kali ini, kurang dari empat bulan lagi sebelum pemilu pada 5 November, dan masa depan politik Biden diragukan.
Kemunculan Biden memungkinkan dia untuk menunjukkan kekuatan petahana, sebuah gambaran simbolis yang penting saat ia melawan beberapa orang di Partai Demokrat yang menginginkan pemimpin berusia 81 tahun itu mundur dari pencalonan kembali karena kekhawatiran bahwa ia tidak memiliki ketajaman mental.
Biden mengalami beberapa contoh kekerasan politik yang terjadi di AS dalam beberapa tahun terakhir, termasuk penyerangan terhadap Gedung Capitol pada 6 Januari 2021 oleh loyalis Trump dan pemukulan terhadap Paul Pelosi, suami mantan Ketua DPR Nancy Pelosi pada 2022.
Empat presiden AS telah dibunuh dan beberapa lolos dari upaya pembunuhan. Beberapa calon presiden juga telah ditembak, hingga beberapa diantaranya berakibat fatal.
Para pejabat Gedung Putih pun berharap upaya penembakan Trump dapat mengurangi tekanan terhadap Biden untuk mundur dan mendorong Partai Demokrat untuk mendukungnya.
Baca: 9 Daftar Presiden Amerika Serikat yang Selamat dari Percobaan Pembunuhan, Terbaru Donald Trump
Hentikan serangan verbal
Pasca insiden penembakan terhadap Trump, tim kampanye Biden telah menghentikan serangan verbal terhadap Trump agar fokus pada masa depan.
Dalam beberapa jam setelah penembakan hari Sabtu, tim kampanye Biden telah menghapus iklan televisi dan menghentikan komunikasi politik lainnya.
“Saya meminta setiap warga Amerika untuk berkomitmen kembali,” ujar Biden.
“Kebencian tidak boleh memiliki tempat yang aman,” tambahnya.
Biden dikabarkan telah membatalkan kunjungan ke Texas pada Senin (15/7/2024) untuk menyampaikan pidato mengenai hak-hak sipil.
Namun, calon presiden dari Partai Demokrat itu dijadwalkan akan berangkat ke Las Vegas pada Selasa (16/7/2024) untuk menyampaikan pidato dengan tema yang sama.
(TRIBUNNEWSWIKI.com/Mikael Dafit)