Joe Biden Puji Donald Trump yang Berusaha Damaikan Israel dengan Arab

Joe Biden amat jarang memuji prestasi Trump kala dia menjabat sebagai Presiden AS.


zoom-inlihat foto
Presiden-Joe-Biden-menghadiri.jpg
LUDOVIC MARIN / AFP
Presiden Joe Biden menghadiri pertemuan Uni Eropa di Brussels, Belgia, Kamis, 24 Maret 2022.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memuji pencapaian Donald Trump dalam mengatasi konflik Israel-Arab.

Pujian itu diungkapkan Biden saat dia melawat di Israel, Rabu (13/7/2022).

Sebelumnya, Biden amat jarang memuji prestasi Trump kala dia menjabat sebagai Presiden AS.

Bahkan, pujian untuk Trump itu mungkin yang pertama kalinya yang disampaikan Biden sewaktu dia berkunjung ke negara lain.

Biden mengakui pentingnya Perjanjian Abraham antara Israel dan negara-negara Arab yang dicapai saat Trump masih memimpin AS.

Perjanjian Abraham berhasil menormalisasi hubungan Israel dengan sejumlah negara Arab.

Dikutip dari CNN International, para pejabat AS berusaha mempererat hubungan kedua belah pihak.

Baca: Penembakan di SD Texas, Donald Trump Ingin Guru Dipersenjatai untuk Berjaga-jaga

Pekan ini Arab Saudi diperkirakan bakal mengizinkan semua penerbangan komersial dari dan ke Israel yang melewati wilayah Arab Saudi.

Selain itu, Arab Saudi juga disebut bakal mengizinkan minoritas muslim di Israel untuk terbang langsung ke Arab Saudi guna melakukan ibadah haji.

Setelah selesai melawat ke Israel, Biden dijadwalkan langsung berkunjung ke Arab Saudi.

Biden terbang langsung dari Israel ke Arab Saudi. Hal ini dianggap sebagai tanda berkembangnya hubungan antara Israel dan Arab Saudi.

Baca: Donald Trump Sebut Vaksinasi Covid-19 di AS adalah Jasanya, Bukan Joe Biden

Kendati demikian, seorang pejabat senior AS mengatakan normalisasi hubungan Israel-Arab Saudi secara penuh masih belum bisa dicapai.

Kendati demikian, kerja sama di antara kedua belah pihak telah meningkat.

ORLANDO, FLORIDA - 28 FEBRUARI: Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida.
ORLANDO, FLORIDA - 28 FEBRUARI: Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida. (JOE RAEDLE / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP)

"Ini mengubah situasi keamanan di Timur Tengah," kata pejabat itu merujuk kepada Perjanjian Abraham yang ditandatangani tahun 2020.

AS di bawah Biden menjadikan normalisasi hubungan Israel-Arab sebagai salah satu agenda kebijakannya.

Namun, pejabat Palestina kecewa dan lebih suka apabila AS memberikan perhatian lebih besar dalam proses perdamaian antara Israel dan Palestina yang terhenti.

Baca: Mahkamah Agung AS Balikkan Putusan tentang Hak Aborsi, Joe Biden Mencela

Dua pejabat AS mengatakan AS juga ingin melihat adanya langkah ke arah perdamaian Israel-Palestina.

Kendati demikian, kata kedua pejabat itu, AS memutuskan tidak menjadi penengah dalam diplomasi penyelesaian konflik Israel-Palestina, seperti pernah dilakukan pemerintahan Trump.

Hal itu karena AS menganggap hanya ada kemungkinan kecil berhasil.

"Kami sangat berhati-hati dalam menentukan tujuan, terutama di Timur Tengah. Pemerintah terjebak ke dalam masalah yang dalam akibat adanya janji yang terlalu besar dan tidak bisa diwujudkan, dan membuang-buang waktu dan sumber daya serta investasi," kata seorang pejabat AS.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved