Apa Itu Sindrom Peterpan ? Ramai di Medsos, Berhubungan Soal Orang Dewasa yang Kekanak-kanakan

Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait apa itu sindrom Peterpan yang perlu Sobat Wiki tahu:


zoom-inlihat foto
Apa-Itu-Sindrom-Peterpan-Ramai-di-Medsos-Berhubungan-Soal-Orang-Dewasa-yang-Kekanak-kanakan.jpg
CBR
Apa Itu Sindrom Peterpan ? Ramai di Medsos, Berhubungan Soal Orang Dewasa yang Kekanak-kanakan


Mengharapkan untuk selalu dilindungi dan dituruti semua permintaannya.

Takut dan memiliki kekhawatiran yang berlebihan jika melakukan segala sesuatu sendiri.

Tidak bisa mempertahankan hubungan jangka panjang yang stabil, terutama percintaan.

Sifatnya yang kekanakan kadang membuat pasangan menjadi tidak nyaman.

Selain itu, orang dengan sindrom ini sulit untuk bersikap romantis dan memilih pasangan yang lebih muda.

Kurang bertanggung jawab dalam pekerjaan atau dalam mengelola keuangan.

Selalu mengutamakan kepentingan pribadi, terutama untuk kepuasan dan kebaikan dirinya sendiri.

Tidak mau mengakui kesalahan dan melimpahkannya pada orang lain sehingga sulit untuk introspeksi diri.

Karena tidak semua pria dengan sindrom Peter Pan memiliki gejala yang sama, sehingga sulit diidentifikasi.

Baca: Apa Itu Sindrom Ramsay Hunt? Penyakit Kelumpuhan Wajah yang Diderita Justin Bieber

Perlu pemeriksaan lebih lanjut, bukan hanya pada pengidap sindrom peter pan saja, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

Alasannya karena pengidap peter pan cenderung tidak menyadari dan merasa seolah dirinya baik-baik saja.

Perlu perawatan yang tepat untuk mengubah perilaku pengidap sindrom peter pan dan orang-orang di sekitarnya.

Sindrom Peterpan yang terjadi saat dewasa dapat diatasi dengan terapi ke psikolog.

Sebelum ditegakkan diagnosis, perlu dilakukan pemeriksaan dengan psikolog atau psikiater. Biasanya, dokter akan menyarankan terapi untuk mengatasi sindrom Peter Pan.

Terapi ini bertujuan untuk membantu meminimalkan sindrom, kemudian psikolog dapat membantu seseorang lebih mengenal kondisi diri mereka, memahami dan menerima apa yang telah terjadi di masa lalu, dan menyiapkan tindakan atau perilaku yang lebih efektif untuk masa depannya.

Untuk mengatasi sindrom ini, dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar amat penting.

Di antaranya dengan menjadi lingkungan yang suportif, selalu ada untuk mendengarkan keluh kesah bagi yang bersangkutan tapi tidak memberikan intervensi yang berlebihan.

Kemudian, selalu berikan motivasi agar mereka lebih berani untuk menunjukkan perubahan yang positif.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM)

Baca berita terkait sindrom di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved