Apa Itu Sindrom Peterpan ? Ramai di Medsos, Berhubungan Soal Orang Dewasa yang Kekanak-kanakan

Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait apa itu sindrom Peterpan yang perlu Sobat Wiki tahu:


zoom-inlihat foto
Apa-Itu-Sindrom-Peterpan-Ramai-di-Medsos-Berhubungan-Soal-Orang-Dewasa-yang-Kekanak-kanakan.jpg
CBR
Apa Itu Sindrom Peterpan ? Ramai di Medsos, Berhubungan Soal Orang Dewasa yang Kekanak-kanakan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nama sindrom Peterpan saat ini sedang ramai menjadi perbincangan.

Sindrom Peterpan ini dikait-kaitkan dengan tingkah laku orang dewasa yang kekanak-kanakan.

Lantas apa sindrom Peterpan sebenarnya ?

Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait apa itu sindrom Peterpan yang perlu Sobat Wiki tahu:

Sindrom Peterpan adalah sikap orang dewasa yang secara psikologis, sosial, dan seksual tidak menunjukkan kematangan.

Apa Itu Sindrom Peterpan ? Ramai di Medsos, Berhubungan Soal Orang Dewasa yang Kekanak-kanakan
Apa Itu Sindrom Peterpan ? Ramai di Medsos, Berhubungan Soal Orang Dewasa yang Kekanak-kanakan (discussingfilm.net)

Pria dewasa sudah seharusnya dapat hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.

Namun, pria dengan sindrom Peterpan memiliki sifat sebaliknya.

Mereka tidak bersikap sesuai dengan usianya, yakni cenderung tidak mandiri dan sangat kekanak-kanakan, sama seperti tokoh Peter Pan yang ada dalam cerita fiksi.

Ada banyak sebutan untuk sindrom ini, seperti king baby atau little prince syndrome.

Sifat kekanak-kanakan tentu tidak hanya melulu dimiliki pria.

Beberapa wanita dewasa juga mungkin bersifat kekanak-kanakan.

Meski begitu, sindrom Peter Pan lebih banyak ditemukan pada pria karena pakar psikologi berpendapat bahwa laki-laki dewasa cenderung memiliki tanggung jawab yang lebih besar, seperti menjadi kepala rumah tangga atau mencari nafkah.

Baca: Apa Itu Sindrom Stevens Johnson dan Autoimun? Penyakit Diderita Kartika Putri, Simak Info Lengkapnya

Cara pandang yang salah terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.

Pola asuh orangtua yang terlalu protektis. Tidak siap untuk memikul tanggung jawab yang besar saat dewasa.

Merasa cemas, takut, tidak mampu, dan tidak percaya diri, sehingga pengidap sindrom peter pan berupaya melindungi diri dengan bersikap layaknya anak kecil.

Mental berat inilah yang mungkin memicu rasa “ingin kabur dari tanggung jawab” dan membuat seseorang ingin kembali ke masa kanak-kanak yang tidak memiliki beban hidup.

Meski terkait dengan masalah psikologis, sindrom ini bukan termasuk diagnosis resmi gangguan mental, seperti depresi, gangguan bipolar, atau gangguan obsesif kompulsif (OCD).

Sindrom Peterpan ini memiliki gejala seperti cenderung berperilaku seperti anak kecil, remaja, atau orang yang lebih muda dari usianya.

Biasanya, orang dengan sindrom ini juga berteman dengan orang yang lebih muda.

Selalu bergantung pada orang lain dan merepotkan orang lain.

Mengharapkan untuk selalu dilindungi dan dituruti semua permintaannya.

Takut dan memiliki kekhawatiran yang berlebihan jika melakukan segala sesuatu sendiri.

Tidak bisa mempertahankan hubungan jangka panjang yang stabil, terutama percintaan.

Sifatnya yang kekanakan kadang membuat pasangan menjadi tidak nyaman.

Selain itu, orang dengan sindrom ini sulit untuk bersikap romantis dan memilih pasangan yang lebih muda.

Kurang bertanggung jawab dalam pekerjaan atau dalam mengelola keuangan.

Selalu mengutamakan kepentingan pribadi, terutama untuk kepuasan dan kebaikan dirinya sendiri.

Tidak mau mengakui kesalahan dan melimpahkannya pada orang lain sehingga sulit untuk introspeksi diri.

Karena tidak semua pria dengan sindrom Peter Pan memiliki gejala yang sama, sehingga sulit diidentifikasi.

Baca: Apa Itu Sindrom Ramsay Hunt? Penyakit Kelumpuhan Wajah yang Diderita Justin Bieber

Perlu pemeriksaan lebih lanjut, bukan hanya pada pengidap sindrom peter pan saja, tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

Alasannya karena pengidap peter pan cenderung tidak menyadari dan merasa seolah dirinya baik-baik saja.

Perlu perawatan yang tepat untuk mengubah perilaku pengidap sindrom peter pan dan orang-orang di sekitarnya.

Sindrom Peterpan yang terjadi saat dewasa dapat diatasi dengan terapi ke psikolog.

Sebelum ditegakkan diagnosis, perlu dilakukan pemeriksaan dengan psikolog atau psikiater. Biasanya, dokter akan menyarankan terapi untuk mengatasi sindrom Peter Pan.

Terapi ini bertujuan untuk membantu meminimalkan sindrom, kemudian psikolog dapat membantu seseorang lebih mengenal kondisi diri mereka, memahami dan menerima apa yang telah terjadi di masa lalu, dan menyiapkan tindakan atau perilaku yang lebih efektif untuk masa depannya.

Untuk mengatasi sindrom ini, dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar amat penting.

Di antaranya dengan menjadi lingkungan yang suportif, selalu ada untuk mendengarkan keluh kesah bagi yang bersangkutan tapi tidak memberikan intervensi yang berlebihan.

Kemudian, selalu berikan motivasi agar mereka lebih berani untuk menunjukkan perubahan yang positif.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM)

Baca berita terkait sindrom di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved