Zulkarnaen, yang juga menjadi dalang rangkaian teror bom gereja pada malam Natal tahun 2000, divonis 15 tahun penjara pada Januari 2022.
Baca: Jamaah Islamiyah
Bom JW Marriott
Pada 5 Agustus 2003, bom dengan daya ledak mirip dengan yang terjadi di Bali meledak di Hotel JW Marriott di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Ledakan ini menewaskan 14 orang dan melukai 156 orang.
Ledakan ini merupakan yang kelima selama tahun 2003. Pelaku teror ini adalah kelompok JI. Para pelaku yang terlibat divonis tujuh hingga 12 tahun penjara.
Bom Bali II
Tiga tahun setelah bom Bali I, ledakan bom kembali terjadi di Bali pada 1 Oktober 2005. Kali ini, ledakan terjadi di RAJA’s Bar and Restaurant, Kuta, serta Menega Cafe dan Nyoman Cafe, Jimbaran.
Aksi teror ini menyebabkan 23 orang tewas termasuk pelaku dan ratusan lainnya luka-luka.
Pelaku diketahui merupakan jaringan JI yang didalangi Noordin M. Top. Para pelaku yang terlibat divonis delapan hingga 18 tahun penjara.
Noordin M. Top masih diburu oleh Densus 88 saat itu.
Bom JW Marriott dan Ritz Carlton
Empat tahun kemudian, ledakan bom terjadi di dua hotel berbintang lima, JW Marriott dan Ritz Carlton, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada 17 Juli 2009 pagi.
Jumlah korban tewas dalam dua kejadian ini sebanyak sembilan orang, enam di antaranya warga negara asing. Dua orang adalah pelaku bom bunuh diri.
Sebanyak 53 orang luka-luka dalam ledakan ini. Kejadian ini disebut merupakan bagian dari aksi kelompok JI yang didalangi Noordin M. Top.
Para pelaku yang terlibat divonis enam tahun hingga seumur hidup. Dua bulan kemudian, Noordin M. Top tewas dalam baku tembak saat penangkapan di Solo.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)