Geger Balita 3 Tahun Tewas Tersiram Minyak Panas saat Beli Gorengan Dengan Orangtua

Berikut adalah kronologi lengkap balita 3 tahun tersiram minyak panas saat beli gorengan di Yogyakarta


zoom-inlihat foto
Geger-Balita-3-Tahun-Tewas-Tersiram-Minyak-Panas-saat-Beli-Gorengan-Dengan-Orangtua-Yogyakarta-11.jpg
Kolase Tribunnewswiki/Tribun Medan/Tribun Jogja
Geger Balita 3 Tahun Tewas Tersiram Minyak Panas saat Beli Gorengan Dengan Orangtua, Begini Kronologinya


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Geger soal balita 3 tahun yang meninggal tersiram minyak panas saat beli gorengan bersama dengan orangtuanya.

Bocah 3 tahun tersebut berinisial FZA.

FZA yang tersiram minyak panas pada Senin (20/5/2024) lalu di Kotagede, Kota Yogyakarta.

Kini, anak kecil berinisial FZA itu dikabarkan meninggal dunia.

Sebelum meninggal korban yang mengalami luka bakar 64 persen, sempat menjalani perawatan di RSUD dr Sardjito.

Kabar itu pun segera menyebar di media sosial, Minggu (16/6/2024).

Geger Balita 3 Tahun Tewas Tersiram Minyak Panas saat Beli Gorengan Dengan Orangtua
Geger Balita 3 Tahun Tewas Tersiram Minyak Panas saat Beli Gorengan Dengan Orangtua (Kolase Tribun Medan)

Berikut adalah kronologi lengkap balita 3 tahun tersiram minyak panas saat beli gorengan di Yogyakarta:

Bocah berinisial FZ (3) tersiram minyak panas saat beli gorengan terjadi pada Senin (20/5/2024) sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu, FZ bersama sang ayah, A (27) dan ibunya, W (30) membeli gorengan di halaman utara Pasar Legi, Kotagede, Kota Yogyakarta.

Pada waktu itu, keluarga tersebut datang menggunakan sepeda motor.

Baca: Twigim (Gorengan Khas Korea)

Namun, ketika sang ayah akan mengambil uang di kantong celana untuk membayar gorengan, korban tak sengaja memegang gas sepeda motor yang saat itu dalam keadaan menyala.

"Sehingga menabrak kompor penggorengan dan minyak dalam penggorengan tersebut mengenai tubuh anak dan bapaknya," kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sujarwo, dilansir TribunJogja.com.

Insiden tersebut mengakibatkan luka bakar cukup parah di tubuh korban.

"Tubuh anak tersiram minyak panas sebanyak 64 persen dan bapak 11 persen pada kaki dan tangan," ungkapnya.

Korban kemudian dirujuk ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta karena luka yang dialaminya cukup parah.

Humas RSUD dr Sardjito, Banu Hermawan menyampaikan dukacita atas meninggalnya bocah 3 tahun yang tersiram minyak goreng.

"Pertama saya sampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya pasien anak FZ," katanya saat dikonfirmasi TribunJogja.com, Minggu.

Baca: VIRAL Ibu Ngaku Dipukul Anaknya Hanya Gara-gara Mau Ambil Gorengan di Warung

Banu menjelaskan, korban meninggal dunia pada Sabtu sekira pukul 23.30 WIB karena mengalami sepsis berat.

Dalam dunia medis, sepsis terjadi ketika bahan kimia yang dilepaskan di dalam aliran darah untuk melawan infeksi memicu peradangan di seluruh tubuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai perubahan yang merusak beberapa sistem organ.

Selain itu, juga menyebabkan kegagalan organ, bahkan mengakibatkan kematian.

"Upaya medis sudah dilakukan seoptimal mungkin oleh tim spesialis bedah plastik yang berkolaborasi dengan tim spesialis pediatric intensif care unit (PICU). Namun, Allah SWT berkehendak lain dan lebih sayang ananda ini," ungkapnya.

Polisi kala itu disebut masih menyelidiki dugaan adanya unsur kelalaian yang mengakibatkan orang lain mengalami luka berat.

Pihak kepolisian masih menyelidiki adanya unsur kelalaian berakibat seseorang mengalami luka berat sebagaimana diatur dalam Pasal 360 KUHP.

(TRIBUN JAMBI/TRIBUNNEWSWIKI.COM)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved