TRIBUNNEWSWIKI.COM – Apple dikabarkan sedang meneliti bagaimana penggunaan mixed reality (MR) atau realitas campuran di perangkat Apple Vision Pro dapat meredakan nyeri akibat cedera.
Generasi pertama Apple Vision Pro cukup nyaman, tetapi terasa sedikit memberatkan bagi penggunanya.
Itulah salah satu aspek yang pasti akan digarap Apple untuk generasi mendatang, dan khususnya Apple Glasses yang potensial.
Di samping upaya rekayasa tersebut, paten yang baru saja diberikan menunjukkan bahwa Apple juga ingin lebih banyak memasukkan Apple Vision Pro ke dalam produk kesehatannya.
Meski begitu, bukan berarti ketika pengguna sedang merasakan sakit kepala akan otomatis sembuh setelah menggunakan Apple Vision Pro.
Baca: 7 Produk Baru Apple Ini Siap Debut Pada 2025, Bakal Ada iPhone Versi Murah ?
Ini tentang mendeteksi masalah dalam pengalaman realitas campuran yang ditampilkannya, dan menyesuaikannya agar sesuai dengan orang yang berbeda.
Secara khusus, Apple mengatakan bahwa ketidaknyamanan ini "terjadi karena cedera sebelumnya atau kondisi medis yang sedang berlangsung."
Entah karena Apple Vision Pro terasa kurang nyaman seiring berjalannya waktu, atau karena cedera sebelumnya yang menyebabkannya tidak akan pernah bisa sepenuhnya nyaman, yang terjadi selanjutnya adalah sama.
"Konten Apple Vision Pro disesuaikan dari waktu ke waktu berdasarkan pelacakan perhatian pengguna terhadap konten," kata Apple.
"Secara khusus, kondisi perhatian pengguna saat ini dapat dilacak menggunakan sensor fisiologis dan digunakan untuk mengadaptasi konten guna mengurangi persepsi ketidaknyamanan,” tambahnya.
Baca: Pengertian, Manfaat dan Kelebihan Fitur Apple Intelligence yang Baru Saja Dirilis untuk iPhone 16
Di samping itu, Apple Vision Pro juga dapat mengubah apa yang disajikan kepada pemakainya, khususnya untuk mengatasi jenis ketidaknyamanan yang disebabkan oleh masalah yang memicu pengguna.
"Misalnya, pengguna yang mengalami ketidaknyamanan terkait dengan lengan yang hilang dapat melihat lengan virtual sebagai pengganti lengan yang hilang dalam lingkungan XR, di mana pengguna melihat representasi dirinya sendiri," kata Apple.
Apple menambahkan bahwa pengguna dengan luka bakar dapat melihat konten yang mensimulasikan tampilan kulit pengguna tanpa luka bakar.
Tak hanya itu, Apple Vision Pro yang akan datang, atau mungkin visionOS masa depan, juga dapat menghapus bekas luka secara virtual.
“Semua itu dapat mengurangi penggunaan obat pereda, dan pada akhirnya menurunkan risiko yang terkait dengan berkembangnya ketergantungan pada opioid dan obat-obatan ketidaknyamanan lainnya," pungkas Apple.
(TRIBUNNEWSWIKI.com/Mikael Dafit)