"Iya, telaah lagi itu suaranya, minta keterangan ke dia. Itu beda pasti, dia berbelit-belit," jelas Linda lagi.
Saat ditanya apa yang dilakukan orang itu kepada Vina Linda pun menjawab.
"Dia yang lakuin. Ikut mukulin, ikut merkosa," kata Linda.
Sementara itu, Hotman Paris mengatakan jika Linda akan diperiksa sebagai saksi.
"2 hari lalu Linda kesurupan lagi! Hari ini tgl 27 mei 2024 jam siang Polda Jabar akan periksa Linda sbg saksi! Jl.Suradinaya Utara RT.004 RW.006 Kel.Pekiringan Kec.Kesambi Kota Cirebon," tulisnya.
Video Linda kesurupan arwah Vina Cirebon pun mengundang komentar dari seorang pendakwah Ustadz Derry Sulaiman.
Ustadz Derry Sulaiman mengatakan, jika roh manusia yang sudah meninggal dunia tidak akan kembali untuk menyelesaikan masalah.
Oleh karena itu, ia pun menduga jika yang dilakukan Linda hanyalah sebatas akting saja.
"ROH MANUSIA YANG SUDAH MATI TAK AKAN KEMBALI KE DUNIA UNTUK SELESAIKAN MASALAHNYA… SEPERTI KT TAK AKAN MUNGKIN KEMBALI KE RAHIM IBU KITA, KEMUNGKINAN INI ACTING… ATAU KESURUPAN JIN USIL … WALLAHUA’ALAM #DSAS," tulis @derrysulaiman di kolom komentar.
Kemudian, warganet pun banyak yang tak percaya Linda kesurupan arwah Vina Cirebon.
"Fix! Linda tau pelakunya dan kejadiannya,, ini pura2 kesurupan," kata warganet lain menimpali
"Baru kali ini ada arwah nonton youtube," kata netizen dengan emoticon tertawa.
Baca: Susno Duadji kepada Polisi Soal Kasus Vina Cirebon : Ngapain Aja Tak Sanggup Tangkap DPO Kelas Teri
Babak Baru Kasus Vina Cirebon, Orangtua Pegi Berpotensi Terseret Jadi Tersangka
Orangtua Pegi Irawan berpotensi terseret jika terbukti benar-benar menyembunyikan identitas anaknya selama 8 tahun.
Hal tersebut diungkap Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Surawan.
Surawan mengatakan, setelah peristiwa pembunuhan Vina dan Rizky alias Eky di Cirebon pada 2016, Pegi Setiawan ikut dengan ayahnya dan tinggal kontrakan di daerah Katapang, Kabupaten Bandung.
"Di sana, dia tinggal satu kos bersama ayah kandung dan ibu tirinya. Namun, PS (Pegi Setiawan) tidak mengenalkan diri sebagai anak kandung dari ayahnya," ujar Surawan dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Minggu (26/5/2024), dikutip dari Kompas.com.
Oleh ayah kandungnya, Pegi kemudian dikenalkan kepada lingkungan sebagai keponakannya.
Hal itu pun, diakui oleh pemilik kontrakan.
"Demikian juga nama, sudah diganti bukan lagi PS, tetapi menggunakan nama Robi," katanya.