"Saya apresiasi PSSI. Tapi STY terlalu dimanjakan," ujarnya, Rabu (24/4/2024).
Harusnya, lanjut Towel, tanpa kehadiran Nathan bisa menjadi ujian bagi STY apakah mampu meloloskan Garuda Muda ke semifinal.
Baca: Sosok Pria yang Tarik Leher Gibran hingga Nyaris Jatuh, Paspampres Sigap, Pengakuannya Mengejutkan
"Harusnya kita challenge, tanpa Nathan apa yang dilakukan STY. Ini jadi test case. Ini jadi kesempatan karena sudah memenuhi target. Ini jadi kesempatan menguji STY. Keenakan disuapin terus sama Erick Thohir," tegasnya.
Namun, pernyataan Bung Towel dianggap tak masuk akal dan mengada-ada lantaran sudah tidak ada lagi adanya coba-coba.
Mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Justin Lhaksana menyatakan kehadiran Nathan menjadi peluang besar Timnas Indonesia lolos ke semifinal.
"Kalau akhirnya Nathan kembali kenapa tidak. Ngga segampang itu. Emang lu kira dengan 11 messi bisa jadi juara. Kan engga," ujarnya.
"Pelatih bisa memberikan prestasi jika diberikan amunisi untuk perang. Pelatih itu bukan tukang sulap. Tidak semua pelatih bisa membuat semua pemain jadi hebat. Jadi ngga bisa jadi test case lah, ini pertandingan penting," imbuhnya.
Bahkan netizen menganggap Bung Towel sudah secara personal menyerang STY, bukan lagi soal kinerja keberhasilan STY hingga mengantarkan Indonesia ke babak 16 besar Piala Asia dan delapan besar Piala Asia U-23.
"Ada-ada aja nih Towel. Pakai ngide uji STY. Nanti kalau kalah jadi bahan sasaran cacian dia lagi," ujar Netizen.
Baca: Profil Aura Jeixy, Atlet E-Sports yang Ngevape Ganja Bareng Chandrika Chika di Hotel, Punya Pinjol
"Agak laen emang satu orang ini," tulis warganet lain.
Di sisi lain, pelatih Aji Santoso mengatakan jika sampai saat ini STY dianggap sukses menukangi Timnas Indonesia.
"Kalau kita lihat selama STY pegang Timnas, kita harus jujurjujur menyampaikan bahwa coach STY sampai saat ini terbilang sukses," ujarnya.
Profil Bung Towel
Tommy Welly atau biasa disapa Bung Towel adalah pengamat sekaligus komentator dalam sepak bola.
Bung Towel lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 5 Maret 1971.
Sebelum menjadi pengamat sepak bola, Bung Towel terlebih dahulu menjadi seorang jurnalis yang bertugas di desk olahraga.
Berkat bekal pengalaman inilah Bung Towel akhirnya bisa menjadi seorang analis sepak bola.
Baca: Pantas Ganjar Pranowo Tak Hadiri Penetapan Presiden Terpilih Prabowo, Ternyata Tak Diundang KPU
Bung Towel terlahir dari keluarga penyuka olahraga.
Ia memiliki ayah yang merupakan mantan pemain sepak bola dan juga pelatih klub bola.
Sejak kecil, Towel sudah bermain dan menyukai dunia sepak bola.