Marsda Purn Asep Adang Resmi Laporkan Sopir Fortuner Arogan yang Pakai Pelat TNI Mobilnya

Purnawirawan jenderal bintang 2 TNI AU Marsda Purn Asep Adang melaporkan pengemudi Toyota Fortuner yang menggunakan pelat TNI miliknya ke Polda Metro.


zoom-inlihat foto
Marsda-Purn-Asep-Adang-Resmi-Laporkan-Sopir-Fortuner-Arogan-yang-Pakai-Pelat-TNI-Mobilnya.jpg
kolase tribunnews
Marsda Purn Asep Adang Resmi Laporkan Sopir Fortuner Arogan yang Pakai Pelat TNI Mobilnya


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Purnawirawan jenderal bintang 2 TNI AU Marsda Purn Asep Adang melaporkan pengemudi Toyota Fortuner yang menggunakan pelat TNI miliknya ke Polda Metro Jaya.

Pengemudi Toyota Fortuner tersebut viral karena arogan di jalan tol KM 57 Jakarta-Cikampek dan menggunakan pelat dinas Mabes TNI.

Kuasa hukum Asep Adang, Paulinus Dugis mengatakan informasi itu didapatnya usai mendatangi Puspom Mabes TNI untuk keperluan pelaporan kasus tersebut.

“Bapak Asep ini sudah membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya terkait dengan namanya yang dipakai atau terkait pencemaran nama baik dan juga pemalsuan identitas kendaraan,” kata Paulinus saat ditemui WartaKota di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (16/4/2024).

Paulinus menjelaskan, pemalsuan itu terkait perbedaan kendaraan yang sebelumnya digunakan Asep saat aktif berdinas dengan nomor polisi yang digunakan terduga pelaku.

“Terduga pelaku kan menggunakan kendaraan Fortuner sementara kendaraan milik Asep itu adalah jenisnya Pajero, dan ini tidak bersesuaian menurut Asep sehingga membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, plat dinas milik terduga pelaku telah terkonfirmasi milik seorang purnawirawan Perwira Tinggi (Pati) yakni Asep.

Pengemudi Toyota Fortuner berpelat TNI marah seusai menabrak mobil lain di Tol Japek KM 57. Sang pengemudi ngaku adik Jenderal. Sementara korban adalah wartawan.
Pengemudi Toyota Fortuner berpelat TNI marah seusai menabrak mobil lain di Tol Japek KM 57. Sang pengemudi ngaku adik Jenderal. Sementara korban adalah wartawan. (Istimewa)

Baca: Selebgram Fitri Meliana Live Gantung Diri di Instagram, Ditemukan Meninggal di Kebayoran Lama

Sehingga hal itu membuat terduga korban melapor ke Puspom Mabes TNI pada Selasa (16/4/2024).

Tujuannya untuk keperluan update status kepemilikan plat dinas Mabes TNI yang digunakan terduga pelaku.

Sebagai informasi, sempat viral di sejumlah sosial media terkait video memperlihatkan perdebatan diduga karena senggolan yang melibatkan dua mobil.

Satu mobil yang dikendarai terduga pelaku diduga menabrak dengan sengaja kendaraan terduga korban di KM 57 Jakarta-Cikampek pada Rabu (10/4/2024) saat Idul Fitri 1445 Hijriah.

Terduga korban yang tidak terima dengan peristiwa itu langsung merekam menggunakan ponsel genggamnya ke arah terduga pelaku yang mengaku saat berdebat adalah adik seorang Jenderal TNI.

Setelah viral Toyota Fortuner berpelat TNI cekcok dengan warga sipil, Marsda TNI Purn. Prof. Dr. Ir. Asep Adang Supriyadi, yang namanya terseret menegaskan tak punya hubungan dengan sosok warga sipil yang viral tersebut.

"Kami tidak memiliki hubungan dan kami tidak kenal dengan warga sipil yang melakukan pelanggaran lalu lintas di Km 57 Tol Cikampek dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner plat Dinas 84337-00 dan menjadi viral," kata Asep dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (14/4/2024).

Baca: Kronologi Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Jadi Tersangka Korupsi, Dapat Jatah Potongan Insentif ASN

Ia mengatakan Nomor Dinas TNI dengan Nopol 84337-00 merupakan nomor dinas kendaraan operasionalnya sehari-hari di Universitas Pertahanan Republik Indonesia sebagai Guru Besar sejak pensiun di tahun 2020.

Selain itu, kata dia, kendaraan yang ia gunakan dengan pelat nomor dinas tersebut adalah Pajero Sport dan terdaftar dalam sistem

"Bukan Toyota Fortuner sebagaimana yang telah viral di video pemberitaan," kata dia.

Terkait adanya plat nomor yang sama dengan miliknya tersebut, ia mengaku sama sekali tidak tahu.

Karena, lanjut dia, secara pribadi dirinya tidak pernah memberikan, meminjamkan ataupun mendelegasikan penggunaan nomor plat dinas tersebut kepada orang lain.

"Kami mohon agar pemberitaan di media saat ini untuk diluruskan karena beberapa media online memberitakan seolah-olah saya memiliki hubungan dengan warga sipil di video yang melakukan pelanggaran tersebut, sehingga kami secara pribadi sangat dirugikan dengan pemberitaan ini," kata dia.

"Untuk permasalahan ini, kami juga telah membuat laporan pengaduan di Mapolda Metro Jaya guna membantu tercapainya titik terang dari permasalahan ini," sambung dia.

Baca: Kalender Jawa Mei 2024, Lengkap dengan Weton, Hari Libur Nasional, dan Cuti Bersama

Ngaku adik jenderal

Sebelumnya diberitakan, pria pengemudi Toyota Fortuner berpelat Mabes TNI diduga sengaja menabrakkan mobilnya dengan mobil di belakangnya di Km 57 Tol Jakarta-Cikampek.

Si pengendara, seorang wanita, yang merasa ditabrak itu merekam si pria hingga akhirnya keduanya sempat saling adu mulut.

Dia merekam percakapan tersebut dan videonya diunggah ke X melalui akun @tantekostt.

Peristiwa yang viral di medsos itu terjadi Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 57, tanpa diketahui tanggalnya.

Keributan itu viral karena pengendara mobil Toyota Fortuner tersebut menggunakan pelat Mabes TNI, dengan nomor Mabes TNI 84337-00.

Dalam narasi di video, pengendara Fortuner itu marah-marah usai menabrak mobil lain, hingga mengaku sebagai adik seorang jenderal.

Baca: 10 Ciri-ciri Seseorang Terkena Pelet dan Guna-guna, Sulit Tidur hingga Suka Menyendiri

Awalnya pengendara Fortuner itu mengaku sebagai anggota TNI.

Kemudian ia juga mengaku memiliki kakak seorang jenderal yang bertugas di Mabes TNI.

Akun X atau Twitter @tantekostt, memposting video pengendara Fortuner yang marah-marah sambil membuka jendela mobilnya.

Pengendara tersebut terlihat balik marah karena ditegur usai menabrak mobil milik perekam video.

"Lu yang tabrak duluan," kata pria tersebut.

Kemudian terdengar perekam video minta diperlihatkan kartu anggota TNI.

"Ada nih, gw ikutan video juga," ujarnya.

Menurut akun tersebut kejadian itu terjadi di KM 57 sebelum rest area.

"KM 57 sblm rest area, plat mabes tni, mati lagi platnya, jalan dibahu jalan, potong ke kanan nabrak malah dia yg marah2 alesannya ikutin bis jadi ke kanan. Katanya anggota dan di tanya kartu anggotanya katanya sih ada yaa," tulisnya.

Baca: Sosok Artis Inisial SD yang Diduga Terseret Kasus Harvey Moeis, Bikin Kejaksaan Agung Angkat Bicara

Kemudian pada video selanjutnya, terlihat pria itu sudah turun dari mobilnya.

Ia juga merekam pengendara mobil yang ia tabrak menggunakan kamera ponsel.

"Bapak dinesnya di mana?," tanya seseorang di dalam mobil.

"Mabes TNI, kakak saya jenderal, Sony Abraham," kata pengendara Fortuner itu.

Rupanya ia yang sebelumnya mengaku sebagai anggota TNI itu kini beralih jadi adik seorang jenderal.

"Lohh tadi katanya anggota, ditanya kartu anggota katanya ada trs mendadak kakanya yang jendral???" tulisnya lagi.

"Jadi yang bener yang mana jendral???? Btw abis nabrak, dia ke dpn brenti mendadak trs mundur dengan sengaja nabrakin mobil gue “dengan sengaja” ya, karna dia bener2 brenti dan mundur," sambungnya.

Kemudian pengendara itu terlihat meminta kartu tanda pengenal orang yang merekam video.

Seseorang di dalam mobil mengaku sebagai wartawan.

"Foto aja kartu wartawan saya, kepala biro ya," kata suara wanita di video.

Terlihat pengendara Fortuner itu memotret tanda pengenal pemilik mobil.

"Oh jurnalis," kata pengendara Fortuner tersebut.

Kemudian menurut akun itu, pengendara Fortuner tersebut juga menghilang setelah sebelumnya mengaku akan bertanggung jawab.

"Disimak dengan baik omongan vidio ini ya, dia tadi bilang jendral trs berubah jadi pengacara??? Jadi pengacara apa jendral?? Btw ada pernyataan dia mau bertanggung jawab dan gue pun sebaliknya tapi dia malah babablas potong kanan dengan gayanya dia dan menghilang tanpa jejak :)," tulisnya lagi.

"@_TNIAU @Puspen_TNI @_TNIAL_ @tni_ad @NTMCLantasPolri km 57 sblm rest area, plat mabes tni, mati lagi platnya, jalan dibahu jalan, potong ke kanan nabrak malah dia yg marah2 alesannya ikutin bis jadi ke kanan. Katanya anggota dan di tanya kartu anggotanya katanya sih ada yaa," tulis wanita yang mengaku korban, Rabu (10/12/2024).

Mobil berpelat Mabes TNI itu disebut melaju di bahu jalan sebelah kiri lalu memotong ke kanan hingga menabrak mobil si wanita.

"@_TNIAU @Puspen_TNI @_TNIAL_ @tni_ad @NTMCLantasPolri km 57 sblm rest area, plat mabes tni, mati lagi platnya, jalan di bahu jalan, potong ke kanan nabrak malah dia yang marah2 alesannya ngikutin bis jadi ke kanan. Katanya anggota dan ditanya kartu anggotanya kataya sih ada ya."

(tribunnewswiki.com/tribun network)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved