BEM UI Banjir Hujatan Usai Kritik TNI Soal Pelanggaran HAM di Papua: Abis Makan Kecubung Berapa Kilo

Akun Instagram BEM UI @bemui_official langsung ramai kritik balik dari masyarakat Indonesia usai mengkritik TNI


zoom-inlihat foto
BEM-UI-Banjir-Hujatan-Usai-Kritik-TNI-Soal-Pelanggaran-HAM-Langsung-Diminta-KKN-di-Papua-d.jpg
Tangkap Layar
BEM UI Banjir Hujatan Usai Kritik TNI Soal Pelanggaran HAM di Papua: Abis Makan Kecubung Berapa Kilo


TRIBUNNEWSWIKI.COM - BEM UI banjir hujatan usai mengkritik TNI soal adanya pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) di Papua.

Usai unggahannya yang menggegerkan publik, Badan eksekutif mahasiswa Universitas Indonesia ( BEM UI) langsung banjir hujatan netizen Indonesia.

Bukan hanya itu saja, bahkan BEM UI langsung mendapatkan jawaban menohok dari Youtuber Bobon Santoso dan dari TNI langsung.

Akun Instagram BEM UI @bemui_official langsung ramai kritik balik dari masyarakat Indonesia.

Masalah ini berawal dari BEM UI yang membuat postingan berupa kritik soal kasus penganiayaan yang dilakukan oknum TNI dengan judul "TNI ANIAYA SIPIL, HENTIKAN PELANGGARAN HAM DI PAPUA!".

BEM UI Banjir Hujatan Usai Kritik TNI Soal Pelanggaran HAM, Langsung Diminta KKN  di Papua
BEM UI Banjir Hujatan Usai Kritik TNI Soal Pelanggaran HAM(Tangkap Layar)

"Beredarnya video yang menayangkan tindakan penganiayaan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap warga di Papua telah menggemparkan publik. Kasus tersebut bukan satu-satunya, data menunjukkan tingginya tingkat pelanggaran HAM mencakup kekerasan aparat terhadap sipil di Papua beberapa tahun terakhir. Kondisi ini jelas-jelas telah melanggar kewajiban negara dalam menegakkan HAM yang termaktub dalam konstitusi dan undang-undang," ungkap BEM UI, 26 Maret 2024 lalu.

"Oleh karena itu, sudah semestinya Indonesia sungguh-sungguh menyikapi pelanggaran HAM di Papua dengan mengadakan investigasi menyeluruh dan memastikan berjalannya proses hukum yang adil dan transparan. Pemerintah juga harus mengutamakan pendekatan dialog dalam merespons aspirasi masyarakat, bukan pendekatan kekerasan yang melanggengkan pelanggaran HAM!" tambah BEM UI.

Tak butuh waktu lama, postingan tersebut langsung banjir kritikan masyarakat Indonesia.

Postingan yang mengkritik Tentara Nasional Indonesia itu pun langsung dibanjiri komentar, terlebih oleh prajurit TNI dan netizen tanah air yang tidak terima atas kritik yang ditulis oleh BEM UI.

Baca: Sosok Melki Sedek Huang, Ketua BEM UI yang Dicopot karena Pelecehan Seksual, Dikenal Berprestasi

Mereka menilai, BEM UI berat sebelah karena mengkritik TNI yang menganiaya anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Sedangkan ketika anggota TNI tewas di tangan KKB, BEM UI tidak bersuara.

"Yuk BEM UI kunjungan ke wilayah KKB yuk," komen @hendrastapijar.

"Sekelas BEM UI tpi analisis nya kurang, gws deh," tulis akun @itsmey_ea.

"Jangan banyak omong coba gantikan seminggu di sana," tantang @lukmannulhakim_72.

Akun @gegeeorge menulis, "Abis makan kecubung brp kilo?,"

"Mengotori nama baik universitasnya dengan gaya," timpal akun @a.skyxz.

Ulah kritik BEM UI ini langsung mendapatkan sambutan ramah dari Youtuber Bobon Santoso.

Bobon Santoso ikut menantang BEM UI untuk melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di daerah konflik di Papua.

Youtuber yang pernah membuat konten berbagi makanan untuk warga Papua ini menyebutkan dirinya rela memberikan gaji sebagai Youtuber kepada para mahasiswa BEM UI.

Tantangan Bobon Santoso tersebut diunggah di akun Instagram pribadinya @bobonsantoso.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved