Inovatif! Mahasiswa KKN Ubah Sampah Plastik Menjadi Pot Tanaman di Desa Depok

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong pemanfaatan limbah plastik yang lebih kreatif


zoom-inlihat foto
Mahasiswa-KKN-TIM-II-Universitas-Diponegoro.jpg
Istimewa
Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro telah melakukan Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Pot Tanaman untuk Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro telah berhasil mengimplementasikan program pengelolaan sampah plastik menjadi pot tanaman di Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong pemanfaatan limbah plastik yang lebih kreatif dan berkelanjutan.

Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya volume sampah plastik yang dihasilkan oleh masyarakat desa, yang seringkali berakhir sebagai sampah tidak terkelola dengan baik.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berusaha memberikan solusi praktis dan ramah lingkungan dengan mengubah sampah plastik yang tidak terpakai menjadi pot tanaman yang memiliki nilai guna.

Kegiatan dimulai dengan penyuluhan kepada warga tentang dampak buruk sampah plastik bagi lingkungan dan pentingnya daur ulang.

Penyuluhan ini dilanjutkan dengan workshop di mana para warga diajari cara mengolah sampah plastik menjadi pot tanaman. 

Dalam workshop tersebut, para peserta diajak untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan pot dari botol plastik bekas dan wadah plastik lainnya.

Ahmad Firdza Adzani S, koordinator program KKN ini, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi warga tentang pentingnya

mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong mereka untuk memanfaatkan kembali plastik yang sudah tidak terpakai. "Kami berharap melalui kegiatan ini, warga Desa Depok dapat melihat sampah plastik bukan sebagai limbah, tetapi sebagai bahan yang dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat," ujar Ambar.

Selain memberikan pelatihan, mahasiswa KKN juga membantu warga dalam membuat pot tanaman yang kemudian digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman hias dan sayuran.

Pot-pot hasil daur ulang ini ditempatkan di berbagai sudut desa sebagai bagian dari upaya mempercantik lingkungan sekaligus memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah warga.

Kepala Desa Depok, H. Kaminoto, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang telah memberikan kontribusi positif bagi lingkungan desa.

"Program ini sangat membantu kami dalam mengatasi masalah sampah plastik, dan pot-pot yang dibuat juga membuat desa kami terlihat lebih hijau dan asri," katanya.

Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN berharap dapat menanamkan kesadaran lingkungan pada masyarakat Desa Depok dan mendorong mereka untuk terus berinovasi dalam mengelola sampah.

Diharapkan pula, pot-pot tanaman dari daur ulang plastik ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sampah dengan cara yang kreatif dan berkelanjutan.

Artikel ini menggambarkan upaya mahasiswa KKN dalam mengedukasi dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat, serta dampaknya bagi lingkungan dan estetika desa.

(*)





Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved