Pantas Wanita yang Bunuh Bos Toko Baju Tangerang Bisa Bawa Samurai, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Wanita berinisial ND (43) yang membunuh bos toko baju bernama Resy Ariskat (53) di Tangerang, ternyata bukan orang sembarangan.


zoom-inlihat foto
ND-bunuh-bos-toko-baju-di-tangerang-pakai-pedang-samurai.jpg
Kolase Istimewa
Wanita berinisial ND yang membunuh bos toko baju di Tangerang dengan menggunakan samurai ternyata bukan orang sembarangan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wanita berinisial ND (43) yang membunuh bos toko baju bernama Resy Ariskat (53) di Tangerang, ternyata bukan orang sembarangan.

Wanita tersebut bisa membawa pedang samurai hingga nekat menusuk Resy Ariskat di tokonya.

Ternyata, ND adalah orang yang berada.

Wanita berambut pirang itu bahkan ingin menghilangkan barang bukti setelah membunuh Resy Ariskat.

ND membunuh bos baju, RA (52) menggunakan katana atau pedang samurai sepanjang 50 sentimeter.

Peristiwa itu terjadi di toko milik RA, Ruko Boutique, Jalan Borobudur, Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (1/4/2024).

Kejadian itu berawal saat ND memasuki toko milik RA untuk membeli baju koko dan gamis.

Tampang Wanita yang Bunuh Penjaga Toko Baju Pakai Samurai di Tangerang, Pengakuannya Mengejutkan
Tampang Wanita yang Bunuh Penjaga Toko Baju Pakai Samurai di Tangerang, Pengakuannya Mengejutkan (Kolase TribunnewsWiki/Ist)

Baca: Mucikari Muda Ditangkap karena Jual Anak untuk Jadi PSK di Hotel Kemang, Ini Sosoknya

Saat itu RA kebetulan sedang mengepel lantai toko.

ND pun masuk begitu saja ke dalam toko sambil mengenakan sepatu atau alas kaki.

"Kemudian sama korban disampaikan untuk melepaskan sepatunya atau alas kaki," kata Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Stanlly Soselisa.

Namun rupanya hal itu rupanya tidak diindahkan oleh pelaku.

Pelaku justru pergi meninggalkan toko itu dan tidak jadi membeli baju.

"Namun ada bahasa dari korban yang membuat pelaku tersinggung dan sakit hati," ungkap Stanlly Soselisa.

Saat itu menurut pelaku, korban mengumpat dengan kata 'tai'.

Baca: Sosok Wanita yang Bunuh Penjaga Toko Baju Pakai Samurai di Tangerang, Pengakuannya Mengejutkan

Tak terima, pelaku pun lalu mendatangi korban lagi dan menanyakan maksud dari perkataan korban tersebut.

"Sehingga terjadi cekcok mulut atau cakar-cakaran," kata dia.

Akhirnya, pelaku kemudian pergi ke mobilnya dan mengambil samurai yang sudah ia bawa di dalam kendaraan.

"Kemudian menusukkan kepada korban di rusuk sebelah kiri di bawah payudara," jelasnya.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Menurut Stannly, antara korban dan pelaku sebelumnya tidak saling mengenal dan tidak memiliki permasalahan apapun.

"Korban dan pelaku murni adalah penjual dan pembeli, jadi info sementara pelaku sakit hati dengan perkataan korban," tutur Stanlly lagi.

Baca: Viral Video Wanita Tewas Ditusuk Pedang Wanita Pengemudi Mobil Yaris di Tangerang, Ini Kronologinya

Polisi pun mengamankan barang bukti yakni senjata tajam bersarung dengan panjang 50 cm, kemudian mobil Yaris Putih B 111 NDD, baju korban, dan visum.

Sementara itu, menurut kerabat korban, pelaku ini ternyata merupakan orang berada.

Hal itu diungkap oleh pemilik akun Facebook Mbk Mon.

"Betul dia orang berada, kami pihak korban sudah mendngr perkataanya dengn ke polisian," tulis akun tersebut.

Bahkan menurut dia, tersangka sempat ingin menghilangkan barang bukti.

"Dari omong kelurga tersangka ingin menghilngkn bukti dan ada salah satu dri penyidik bilang kalau mobil dihilngn tidak bisa krna sdh di liput wartawan," tulisnya lagi.

Selain itu, pelaku juga diketahui mengendarai mobil Yaris dengan pelat nomor cantik, yakni B 111 NDD.

Baca: Sandra Dewi Siap Hidup Susah-Senang dengan Harvey Moeis Tersangka Korupsi Timah, Tidak Akan Cerai?

Di mana untuk pelat nomor tiga angka kembar itu ada biaya tambahan.

Bahkan ia juga menambahkan inisial namanya di belakang angka, yakni ND.

Sesuai dengan PP No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif PNBP yang berlaku pada Polri, serta Keputusan Kakorlantas Polri Nomor: Kep/166/VIII/2019 tentang NRKB Pilihan.

"Pelat nomor cantik bisa digunakan kendaraan baru, atau ganti dari Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) biasa ke NRKB pilihan, maupun sebaliknya," kata Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Nyoman Yogi.

Secara umum, tarif pembuatan pelat nomor cantik berkisar mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 20 juta.

Tak hanya itu, pemilik kendaraan nantinya juga bisa memilih, apakah menggunakan huruf di belakang angka atau tidak.

Berikut dafrat tarif resmi pelat nomor cantik:

Baca: Diperiksa Kejagung, Sosok Inisial RBS di Kasus Korupsi Harvey Moeis Ternyata Robert Bonosusatya

1. NRKB satu angka. Tidak ada huruf di belakang Rp 20.000.000. Ada huruf di belakang Rp 15.000.000.

2. NRKB dua angka. Tidak huruf di belakang Rp 15.000.000. Ada huruf di belakang Rp 10.000.000 Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 70 Jutaan, Bisa Dapat CR-V hingga BMW

3. NRKB tiga angka. Tidak ada huruf di belakang Rp 10.000.000. Ada huruf di belakang Rp 7.500.000

4. NRKB empat angka. Tidak ada huruf di belakang Rp 7.500.000. Ada huruf di belakang Rp 5.000.000

Mendadak muslimah

Perempuan berinisial ND (43) menjadi buah bibir masyarakat atas aksi keji yang dilakukannya.

Cuma karena permasalahan sepele, ND tega menghabisi nyawa Resy Ariskat (52), pemilik toko baju di Jalan Borobudur Raya, Kelapa Dua, Kota Tangerang, Senin (1/4/2024).

Saat melakukan aksi pembunuhan itu, penampilan ND menjadi sorotan.

ND menggunakan baju panjang model gamis berwarna hitam.

Rambut panjang tergerai berwarna cokelat terlihat jelas saat ND mengendarai mobil pribadinya.

Nampak di pergelangan tangan, ND mengenakan jam berwarna keemasan.

Belakangan, motif penusukan yang dilakukan ND terungkap.

ND tak terima dengan teguran Resy Ariskat.

"(Dilakukan) spontan. Modusnya (penusukan) adalah sakit hati," ujar Kapolsek Kelapa Dua Kompol Stanlly Soselisa kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).

Stanlly menyebut, peristiwa nahas itu terjadi ketika ND tengah melihat baju koko dan batik yang dijual oleh korban, Senin (1/4/2024).

Baca: Terkuak Kecurigaan Sandra Dewi ke Harvey Moeis Selama Ini, Ngaku Sudah Siap Hidup Susah dan Miskin

Kala itu, korban yang tengah mengepel lantai meminta pelaku untuk melepaskan alas kaki yang digunakan sebelum masuk toko.

"Tetapi pelaku tak ingin melepaskan sepatu, lalu tidak jadi membeli di toko korban dan meninggalkan toko korban," kata dia.

Saat ND meninggalkan lokasi kejadian, ia mendengar RA melontarkan kata makian.

Karena itulah, sempat terjadi cecok antara pelaku dengan korban.

Tak berselang lama, ND mengambil samurai sepanjang 50 sentimeter yang disimpan di dalam mobilnya.

"Setelah di depan korban, pelaku cabut katana dari sarungnya dan menusukkan ke bagian kiri bawah payudara korban. Korban bersimbah darah dan lari ke depan toko, tersungkur tidak bergerak," ungkap Stanlly.

Sempat melarikan diri, ND akhirnya menyerahkan diri.

Saat menyerahkan diri, ND berubah drastis.

Rambut panjang berwarna cokelatnya sudah tak tampak.

Baju mewah dan harta bendanya sudah tak terleihat.

Yang mencolok adalah ketika diamankan polisi, ND mengenakan kerudung cokelat.

Momen itu dibagikan akun media sosial lensa berita jakarta.

Sontak hal tersebut membuat warganet membanjiri kolom komentar.

"Kok dipakein jilbab, padahal pas beraksi nggak pake jilbab. penistaan agama nggak sih ini," komen patraputra.

"Kok tiba tiba syariah ya ibu ibu dajal ini," komen ekosatriawan.

"Mendadak kerudung nih pelaku nya," komen erickkok.

(tribunnewswiki.com/tribunnewsbogor.com)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved