Kisah Tamin Marbot Masjid yang Tobat Usai Ingat Kematian: Kalau Baba Mati Yang Ngajiin Siapa

Marbot bernama Tamin (65) saat ditemui di Masjid Al Jabr, Jalan Bango II, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2024).




Habis itu memperdalam lagi dan lagi.

Baca: Kisah Marbot Masjid Dipaksa Ngaku Perampok dan Dipukuli Polisi, Cuma Dibayar Ganti Rugi Rp222 Juta

Tahun 1996, saya mulai mengajar ilmu tauhid,” imbuh Tamin.

Usai melepas profesi kondektur, Tamin menjadi petugas keamanan di salah satu SD yang satu yayasan dengan Masjid Al Jabr.

Namun, pekerjaannya itu tidak bertahan lama. Dia dipindahtugaskan menjadi marbut Masjid Al-Jabr.

Tak ada penolakan. Tamin justru menganggapnya sebagai garis kehidupan yang telah ditunjukkan oleh Sang Pencipta.

“Kan kita, maaf ya, kalau jiwa sudah tua, mau cari pekerjaan apa?

Ya kita ibaratnya sambil ibadah saja di Masjid. Jadi, keuntungan jadi marbut ya beribadah.

Enggak (ada penolakan), memang sudah tua, mau ngapain? Ikhlas saja,” ungkap Tamin.

“Lah iya. Saya juga enggak sangka bisa jadi marbut. Itulah rahasia Allah. Kalau sudah rahasia Allah, apa pun yang terjadi, itulah,” imbuh dia.

Untuk diketahui, istri Tamin dan dua anaknya telah menghadap Sang Pencipta. Namun, dua anak lainnya kini juga menjadi imam di Masjid Al Jabr.

(TRIBUN NETWORK/TRIBUNNEWSWIKI)

Baca berita terkait kisah-kisah di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved