Sebab, pihak sekolah rupanya meminta orangtua geng anak Vincent untuk mengundurkan diri.
Fakta ini juga membantah isu bahwa Legolas dan geng-nya dikeluarkan dari sekolah.
Hal itu diungkap oleh Kuasa Hukum Vincent Rompies, Yakub Hasibuan.
Baca: Nasib Gathan Eks Suami Cut Keke dan Dina Lorenza, Terancam Dipenjara karena Narkoba dan Penembakan
"Itu (diminta mengundurkan diri) menurut kami sangat disayangkan," kata Yakub.
Saat ini pihaknya juga masih berusaha agar kasus tersebut bisa diselesaikan secara adil.
Ia bahkan meminta untuk segera dipertemukan dengan pihak sekolah, sambil dihadiri oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak.
"Agar situasinya jadi jelas," kata dia.
Sebab ia mengaku menemui adanya sejumlah fakta berbeda dari kasus tersebut.
"Kemarin kita mendampingi salah satu terlapor untuk di-BAP, banyak fakta-fakta bermunculan," jelas dia.
Namun Yakub mengaku tidak bisa menyebutkan hal tersebut.
"Tapi yang disampaikan sana sama sini banyak yang berbeda," tegasnya.
Salah satunya yakni soal isu bahwa geng anak Vincent sudah di-drop out (DO) setelah kejadian tersebut.
"Fakta yang jelas adalah orangtua dimintakan untuk mundur, dan itu yang kami sangat sayangkan sebenarnya," pungkasnya.
Sahabat korban, Arin Febriana mengatakan, Arlo dianiaya hingga dilarikan ke IGD.
"Lengan kirinya dibakar sama anggota anak GT," kata Arin.
Baca: Live di RCTI! Ini Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Vietnam, Kick Off Jam 20.30 WIB
Ia juga menyebut kalau korban mengalami luka lebam di wajahnya.
Sementara itu pada foto yang beredar, Arlo justru terlihat sehat saja di rumah sakit.
Tidak nampak ada bekas luka akibat penganiayaan di foto tersebut.
Arlo justru tampak tersenyum sambil memegang botol minuman keras di tangan kanannya.
Sementara tangan kirinya dipasangi selang infus.