Saksi Partai Gerindra di Langkat Ngamuk, Bakar Salinan C1 Karena Honor Belum Lunas

Berdasarkan kesepakatan para saksi mendapat honor Rp 250.000 di setiap penugasannya.


zoom-inlihat foto
Kompas-Ilustrasi-kotak-suara-pemiluIlustrasi.jpg
Kompas
Ilustrasi kotak suara pemilu


Namun persoalan honor yang belum dilunasi, telah dibayarkan menggunakan uang pribadinya.

Donny mengatakan sebelum melunasi uang tersebut, para saksi sempat mendatangi kantor DPRD Langkat, Selasa (27/2/2024).

Mereka mencari Ketua DPC Gerindra Langkat, Dedek Pradesa yang juga anggota DPRD Langkat.

Saat itu, Dedek sedang tidak berada di kantornya, para saksi lalu menceritakan yang dialaminya kepada Donny.

"Iya karena intinya bahwa apapun yang dilakukan oknum Partai Gerindra itu mencoreng nama baik partai, kita sebagai kader mencegah itu. Maka semalam langsung habis demo orang itu kekurangannya langsung kita atasi," ujar Donny saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler.

Upaya tersebut dilakukannya untuk menunjukkan komitmen Partai Gerindra terhadap kesepakatannya terhadap dedikasi para saksi.

Namun, Donny mengakui membayar uang sanksi sebenarnya bukan tanggung jawabnya.

"Kita enggak mau partai kita enggak dianggap berkomitmen walaupun saya dalam kegiatan saksi, saya tidak ikut serta, yang mengurus itu ketua atau sekretaris (Gerindra Langkat), ini kan bisa mencoreng nama baik partai apabila saya tidak menangani, makannya semalaman langsung ditangani," tutupnya.

Terpisah Ketua DPC Gerindra Langkat, Dedek Pradesa saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved