Pun saat disuruh mengucapkan kalimat permintaan seniornya, ia pun menurutinya.
"Bilang apa," kata remaja di video.
"Sarah, Sarah," ujar korban.
"Gob**k, bokap lu tentara, lu gob***," pungkas remaja yang mengenakan kaos cokelat.
Tak cuma menghardik, remaja diduga anggota geng tai itu juga memukul dada dan mencekik leher korban.
Diperlakukan tak manusiawi, korban hanya diam.
Baca: Pengakuan Pemilik Warung Soal Uang Sogokan Geng Anak Vincent: Tidak, Kita Gak Tahu Apa-apa
Sementara anggota geng lainnya tampak puas tertawa melihat perundungan di depannya.
Di video singkat tersebut, publik penasaran dengan keberadaan Legolas anak Vincent Rompies yang diduga ikut terlibat.
Diduga saat perundungan itu terjadi, Legolas ikut menertawakan sembari menyemburkan asap rokok ke arah korban.
Remaja di video yang mengenakan kaos abu-abu dan celana putih dekat korban itu diduga adalah Legolas.
Atas kasus pembullyan yang terjadi di SMA Binus Serpong, pihak kepolisian pun segera bertindak.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Wendi Afrianto telah buka suara terkait kasus yang diduga dilakukan geng anak Vincent Rompies tersebut.
Diungkap AKP Wendi, penyidik hingga kini masih melakukan pemeriksaan.
Hal tersebut turut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alvino.
"Sudah kami tindak lanjuti, penyidik (telah) mendatangi rumah sakit untuk minta keterangan klarifikasi kepada korban serta cek TKP," imbuh AKP Alvino dilansir dari Tribunnews.com.
Curhatan Ibunda Korban
Selain video perundungan yang beredar, isu geng anak Vincent Rompies melakukan tindakan pembullyan juga tersebar usai curhatan ibunda korban viral.
Melalui akun Instagram Mama Allena, diduga ibunda korban mengurai cerita pahit saat anaknya masuk rumah sakit akibat pengeroyokan yang dilakukan geng tai.
Berikut adalah curhatan di akun tersebut:
Telah dilakukan kekerasan terhadap anak saya yang dilakukan seniornya anak-anak kelas 3 SMA Binus Inernasional School Serpong sekelompok genk sekolah, dan mereka mempunyai peran masing-masing dalam kejahatannya,"