Abu Ubaida Siapkan Rencana Gagalkan Tujuan Israel

Abu Ubaida Siapkan Rencana Perangkap untuk Menggagalkan Tujuan Israel, Seperti Menangkap Bebek


zoom-inlihat foto
Tangkapan-layar-TwitterAvolanza-ggg.jpg
Tangkapan layar Twitter/@Avolanza
Juru bicara Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, Abu Ubaidah, muncul dalam rekaman audio, setelah dua minggu menghilang. Abu Ubaida mengumumkan bahwa brigade Al-Qassam telah berhasil menghancurkan 180 kendaraan militer Israel, sejak berakhirnya gencatan senjata 10 hari yang lalu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah menyiapkan rencana perangkap untuk menggagalkan tujuan Israel.

Abu Ubaida menggambarkan rencana perangkap tersebut seperti menangkap bebek saat dia menyebutkan rencana penyergapan militer untuk menggagalkan tujuan Israel.

Dalam rangka perang psikologis, Abu Ubaida juru bicara resmi Brigade Al-Qassam menggambarkannya dengan istilah berburu bebek.

Abu Ubaida mengatakan apa yang diumumkan oleh tentara zionis Israel mengenai jumlah korban tentara mereka adalah tidak benar, dan ketika momen konfrontasi tiba, melihat mereka berteriak-teriak seperti anak-anak, sementara para pejuang memburu mereka seperti sedang berburu bebek.

Ini merujuk pada kematian sejumlah besar tentara Zionis Israel, tapi istilah tersebut tampaknya sangat menunjukkan kelelahan besar yang dialami Israel secara militer, ekonomi, dan politik.

Karena mereka tidak mampu mencapai tujuan di lapangan untuk menanggapi kekalahan strategis yang dideritanya sejak hari pertama "Badai Al-Aqsa"".

Baca: Tentara Israel Tembak Mati Drummer Band Persephore, Sebut Tidak Sengaja Dibunuh IDF

Setelah sekitar dua setengah bulan, Israel masih terpuruk secara politik dan di Jalur Gaza antara selatan dan utara, dan menderita kerugian besar, dan sebagai imbalannya, konsekuensi dari kekalahan strategis mereka pun semakin besar.

Mengenai Kota Gaza dan penduduknya, di mana lebih dari 19.000 warga sipil menjadi martir akibat kebrutalan yang belum pernah terjadi sebelumnya, namun perang menurut konsep militer tidak diselesaikan hanya dengan pembunuhan dan penghancuran.

The Wall Street Journal menunjukkan: Laporan ini mencatat bahwa "kekalahan Israel baru-baru ini di medan perang di Gaza menunjukkan bahwa tujuan komprehensif tentara Israel masih sulit dicapai".

Surat kabar tersebut melihat bahwa peningkatan jumlah kematian tentara Israel di wilayah perkotaan dan daratan di Jalur Gaza, bahkan di bagian utara Jalur Gaza, menunjukkan adanya pergeseran dalam taktik perang militer,”

Dan mengutip mantan pejabat Mossad Shalom Ben Hanan sebagai mengatakan, “Di kalangan militer dan keamanan, beberapa pihak mulai mempertanyakan strategi ini.”

FOTO DIAMBIL SELAMA TUR TERKONTROL DAN SELANJUTNYA DIEDIT DI BAWAH PENGAWASAN MILITER ISRAEL-- Pasukan Israel berpatroli di sepanjang jalan selama operasi militer di Jalur Gaza utara di tengah berlanjutnya pertempuran antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas, pada 22 November , 2023.
FOTO DIAMBIL SELAMA TUR TERKONTROL DAN SELANJUTNYA DIEDIT DI BAWAH PENGAWASAN MILITER ISRAEL-- Pasukan Israel berpatroli di sepanjang jalan selama operasi militer di Jalur Gaza utara di tengah berlanjutnya pertempuran antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas, pada 22 November , 2023. (Serambi)

Sementara itu, surat kabar Yedioth Ahronoth mengindikasikan: Dalam laporannya, tentara Israel mencatat bahwa pertempuran tidak berakhir di Gaza utara, dan bahwa kota Rafah, Deir al-Balah, al-Tuffah, al-Nuseirat, dan al- Bureij belum dapat dijangkau oleh tentara Israel.

“Dan semua ini membuat tentara menyimpulkan bahwa akhir perang masih beberapa bulan lagi, dan bahwa setiap pengumuman akan segera terjadinya kemenangan yang menentukan melawan Hamas dan tentu saja kehancurannya adalah sebuah deklarasi yang terpisah dari kenyataan dan ilusi langit-langit yang tinggi dan tujuan strategis yang gagal.

Ini merupakan “respon strategis” Respons Israel terhadap peristiwa 7 Oktober lalu didorong oleh pemulihan banyak mitos yang telah diruntuhkan dan menjadi landasan bagi Israel untuk membangun superioritasnya dalam hal kekuatan tentara, persenjataan, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Oleh karena itu, tujuan politik dan militer Israel langsung dan tidak langsung adalah sebagai berikut:

Menghancurkan perlawanan, menghancurkan gerakan Hamas, dan membunuh atau menangkap para pemimpinnya.

Membebaskan tahanan dengan kekuatan militer atau di bawah kondisi Israel.

Berhenti menargetkan Jalur Gaza dan kota-kota Israel dengan rudal dan drone.

Menghancurkan terowongan dan senjata perlawanan serta menjadikan Gaza bebas senjata.

Menempati kembali Gaza secara keseluruhan atau sebagian.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved