TRIBUNNEWSWIKI.COM - Israel lagi-lagi salah sasaran saat melakukan serangan.
Kali ini seorang warganya tewas ditembak oleh tentara Israel sendiri.
Drummer berbakat band metal Persephore, (Yotam Haim) tewas dibunuh tentara Israel secara tidak sengaja.
Israel Defense Forces (IDF) menembak tiga sandera HAMAS di Shejaiya, sebelah Timur Kota Gaza, Palestina pada Jumat (15/12/2023) kemarin.
Pasukan zionis itu tidak mengenali tiga warganya sendiri dan mengira mereka bagian dari HAMAS.
Selain Yotam Haim, dua warga Israel yang terbunuh lainnya adalah Samar Talalka dan Lulu Shmriz.
Baca: Tentara Israel Tembaki Kawan Sendiri saat Melawan Hamas, Ternyata Salah Sasaran
IDF mengatakan, ketiga tawanan HAMAS itu berhasil melarikan diri pada Jumat pagi.
Mereka bertelanjang dada sambil salah satunya mengibarkan bendera putih.
Pihak IDF mulanya mencurigai ketiganya merupakan umpan dari HAMAS.
Sehingga saat ketiganya tanpa senjata keluar dari sebuah gedung, langsung diberondong tembakan oleh tentara IDF.
Komandan batalion IDF mulai merasa aneh saat salah satu sandera asal Israel itu berteriak tolong menggunakan Bahasa Ibrani.
Setelah ketiganya tewas, mereka dibawa ke Israel untuk diidentifikasi.
Akhirnya diketahui bahwa ketiga mayat yang terbunuh itu merupakan warga Israel yang lepas dari tawanan HAMAS.
Reaksi IDF adalah membentuk prosedur baru dalam menggempur HAMAS.
“Ada kemungkinan para sandera ditinggalkan atau melarikan diri, dan pasukan harus mewaspadai kemungkinan pertemuan semacam itu dan memperhatikan tanda-tandanya, seperti berbicara dalam bahasa Ibrani, mengangkat tangan, dan mengenakan pakaian,” demikian bunyi protokol baru tersebut dikutio dari Times of Israel, Minggu (17/12/2023).
Skena Metal Israel Berduka
Yotam Haim bukan nama asing, khususnya di skena band metal Israel.
Dia merupakan drummer berbakat yang bermain di band Persephore.
Yotam Haim diculik tentara Hamas saat penyerangan Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.
Kobi Farhi, vokalis band rock kawakan Israel Orphaned Land, mengaku berduka.