SOSOK Aipda W, Oknum Polisi Aniaya Pelajar sampai Tewas saat Diperiksa, Terancam 15 Tahun Penjara

Sosok Aipda W, Aniaya Pelajar yang Diperiksanya Hingga Tewas, Terancam PTDH dan 15 Tahun Penjara


zoom-inlihat foto
SOSOK-Aipda-W-Oknum-Polisi-Aniaya-Pelajar-saat-Diperiksa-sampai-Tewas-Terancam-15-Tahun-Penjara.jpg
Kolase Tribunsumsel.com/ Tribun Jabar
SOSOK Aipda W, Oknum Polisi Aniaya Pelajar saat Diperiksa sampai Tewas, Terancam 15 Tahun Penjara. Kejamnya Aipda W, Aniaya Pelajar yang Diperiksanya Hingga Tewas, Alami Luka Lebam di Wajah


kemudian anggota polisi tersebut mengejarnya dengan menabrakan motor polisi ke motor remaja hendak tawuran tersebut," kata Endar.

Para remaja beserta motornya itu kemudian terjatuh ke sawah di kawasan Desa Gempol, Kecamatan Pusakanagara, sekitar pukul 04.00 WIB

"Dua remaja berhasil kabur, kemudian satu remaja berinisial AW berhasil diamankan polisi," ungkap Endar.

Baca: 2 Oknum Polisi Maling Mobil Brio di Mal di Bandar Lampung, Tampang Masih Mulus Belum Diamuk Massa

Baca: Terungkap Sosok Korban Selamat dari Penculikan & Siksaan Oknum Paspampres, Bikin Praka RM Ketakutan

Lakukan Penganiayaan

Ketika ditangkap, lanjut Endar, AW diduga tidak kooperatif menjawab pertanyaan dari anggota polisi.

"Hingga membuat anggota Polisi tersebut naik pitam dengan memukul remaja tersebut," beber Endar.

Hal itu lantas membuat tersangka W emosi dan melakukan penganiayaan terhadap AW.

"Akhirnya dengan menggunakan tangan kosong,

oknum anggota polisi tersebut melakukan penganiayaan terhadap AW," kata Endar.

Akibat penganiayaan tersebut, AW mengalami luka-luka di bagian yang terkena pukulan.

"Memukul di bagian muka dan bibir,

hingga membuat korban luka lebam di bagian wajah dan bibir," ucap Endar.

Endar melanjutkan, korban akhirnya tidak sadarkan diri setelah beberapa kali mendapatkan pukulan.

Pihak Polres Subang menunjukan klewang dan parang yang dibawa oleh korban bersama rekannya saat akan melakukan tawuran.
Pihak Polres Subang menunjukan klewang dan parang yang dibawa oleh korban bersama rekannya saat akan melakukan tawuran. (Tribunjabar.id / Ahya Nurdin)

Bawa Korban ke Rumah Sakit

Oknum polisi tersebut membawa AW ke Rumah Sakit Siloam (RS Siloam).

"Korban pun oleh oknum anggota Polsek Pusakanagara tersebut dibawa ke Puskesmas Pusakanagara,

dengan meminta bantuan anggota Polsek yang sedang piket," katanya

Saat menjalani perawatan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (3/12/2023) pukul 21.00 WIB.

"Selanjutnya untuk memastikan penyebab kematian korban,

pihak keluarga korban membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Indramayu untuk dilakukan autopsi," katanya.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved