Israel dan WHO Ribut Soal Penghapusan Pasokan Medis di Gaza

Israel membantah memerintahkan badan kesehatan PBB untuk memindahkan pasokan medis dari gudangnya di Gaza selatan.


zoom-inlihat foto
Mahmud-66hy-HAMS-AFP.jpg
Mahmud HAMS / AFP
Petugas medis memberikan perawatan kepada seorang pria yang terluka di rumah sakit Nasser di Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, setelah serangan Israel pada 3 Desember 2023. Israel melakukan pemboman mematikan di Gaza pada 3 Desember ketika seruan internasional meningkat untuk perlindungan yang lebih besar terhadap warga sipil dan warga sipil. pembaruan gencatan senjata yang telah berakhir dengan kelompok militan Palestina Hamas.


“Kami dibanjiri dengan banyaknya jenazah,” Munir al-Bursh, direktur jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Senin, menggambarkan sistem layanan kesehatan yang runtuh tidak mampu memenuhi kebutuhan penduduk di tengah kekurangan akut staf dan perbekalan kesehatan.

Daerah di selatan dipenuhi warga sipil yang lolos dari pemboman di utara setelah mengindahkan perintah evakuasi Israel yang mengindikasikan bahwa Gaza selatan sebagai tempat yang aman.

Baca: ISRAEL Dituduh Sengaja Targetkan Warga Sipil di Gaza untuk Dibunuh, Amerika Ngaku Belum Lihat Bukti

Baca: Israel Diduga Curi Organ Mayat Warga Palestina, Mulai dari Kornea, Hati sampai Ginjal Hilang

Namun karena daerah tersebut kini dibom dan tank-tank mendekati kota utama Khan Younis di wilayah selatan, warga sipil menggambarkan rasa takut dan frustrasi yang besar mengenai ke mana mereka harus pergi selanjutnya.

WHO mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan bahwa mengintensifkan operasi darat militer di Khan Younis “kemungkinan akan memutus akses ribuan orang terhadap layanan kesehatan, terutama dari dua rumah sakit utama di wilayah tersebut, karena jumlah korban luka dan sakit meningkat”.

Di wilayah selatan, ribuan orang kini berlindung di Kompleks Medis Nasser dan 70.000 lainnya di Rumah Sakit Gaza Eropa yang berkapasitas 370 tempat tidur, menurut perkiraan badan PBB.

(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)

Baca berita terkait Palestina di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved