Tingkah Manis Bayi 1,5 Kg Sebelum Meninggal, Sempat Diajak Main Ayah Bunda dan Beri Salam Perpisahan

Bayi mungil itu pun diajak main oleh sang ayah. Erlangga tak menyangka bahwa malam itu adalah momen terakhirnya bermain dengan sang putra


zoom-inlihat foto
Tingkah-3444.jpg
Kolase Instagram
Tingkah Manis Bayi 1,5 Kg Sebelum Meninggal, Sempat Diajak Main Ayah Bunda dan Beri Salam Perpisahan


"Istri saya sudah sering kontrol (check up) ke klinik tersebut ditangani oleh Bidan Dwi dan bidan pun menyatakan bahwa kondisi kehamilan istri saya dalam keadaan normal dan baik-baik saja," ungkap Erlangga dalam surat keterangannya.

Namun fakta berkata lain, bayi yang dilahirkan Nisa justru memiliki kondisi tak normal.

Beratnya hanya 1,7 Kg, dan saat meninggal menjadi 1,5 Kg.

"Bidan menyebutkan bahwa kondisi bayi tidak normal berat badannya kecil, dan napasnya tidak dalam kondisi baik. Bidan jaga tersebut bilang akan koordinasi dulu dengan pihak rumah sakit, apakah harus diinkubator atau tidak," kata Erlangga.

Selain itu, Tati juga menyebut pihak Klinik Alifa tidak memberikan pelayanan yang pantas kepada cucunya.

Punya berat kurang dari 2 Kg, bayi Nisa malah ditaruh di inkubator yang bukan standar medis.

Malahan bayi tersebut langsung disuruh pulang padahal baru satu hari dilahirkan.

Padahal prosedurnya, bayi dengan berat kurang dari 2 Kg harus diinkubator selama 7-10 hari.

"Ternyata tidak ada (tindakan dari bidan dan perawat soal bayi Nisa). Hanya Nadia saja bolak-balik, lihat ibunya, lihat bayinya. Bidan dan perawat tidak ada sama sekali pas malam itu tuh," kata Tati.

Kasus dugaan malpraktek yang dilakukan Klinik Alifa saat ini tengah diselidiki Polres Tasikmalaya Kota.

Terlebih keluarga Nisa dan Erlangga telah melaporkan Klinik Alifa ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Fetrizal menyebut pihaknya telah meminta keterangan dari dinas kesehatan perihal Klinik Alifa.

Nantinya klinik tersebut akan diperiksa terkait SOP kerja hingga pelayanannya.

"Kami akan melakukan proses penyelidikan, baik dari SOP, apakah bayi tersebut ditangani sesuai SOP," ujar AKP Fetrizal. (*)


Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved