Tingkah Manis Bayi 1,5 Kg Sebelum Meninggal, Sempat Diajak Main Ayah Bunda dan Beri Salam Perpisahan

Bayi mungil itu pun diajak main oleh sang ayah. Erlangga tak menyangka bahwa malam itu adalah momen terakhirnya bermain dengan sang putra


zoom-inlihat foto
Tingkah-3444.jpg
Kolase Instagram
Tingkah Manis Bayi 1,5 Kg Sebelum Meninggal, Sempat Diajak Main Ayah Bunda dan Beri Salam Perpisahan


Foto dan video tersebut dibuat Klinik Alifa tanpa izin dari keluarga Nisa dan Erlangga.

Baca: Sosok Bidan Dwi, Istri Direktur Klinik Alifa yang Jadikan Bayi 1,5 Kg Konten Hingga Berujung Tewas

Singkat cerita, pihak Klinik Alifa pun akhirnya mempersilahkan Nisa dan bayinya pulang ke rumah.

Mengetahui hal tersebut, Tati kembali bingung.

Sebab kondisi sang bayi sempat dikatakan tak normal, tapi disuruh pulang oleh anak buah Bidan Dwi.

"Bidan itu datang sambil gendong bayi, dikasihin ke saya bayinya, katanya, ‘ya udah, rawat aja di rumah, udah sehat. Jantungnya juga bagus, pernapasannya juga bagus,’," ungkap Tati seraya menirukan ucapan bidan.

Enggan mendebat soal itu, Nisa dan Erlangga pun membawa pulang bayi mereka ke rumah.

Setibanya di rumah pukul 09.00 Wib, bayi tersebut pun sempat diberikan susu formula karena ASI Nisa tak kunjung keluar.

Waktu maghrib, bayi Nisa sempat buang air besar.

Selesai digantikan pakaiannya, bayi mungil itu pun diajak main oleh sang ayah.

Saat itulah Erlangga tak menyangka bahwa malam itu adalah momen terakhirnya bermain dengan sang putra.

Sekitar pukul 22.00 Wib, Nisa heran kenapa bayinya tidak bergerak.

Sempat mengira anaknya tidur, Nisa panik lantaran detak jantung sang bayi berhenti.

Saat digerak-gerakkan, sang bayi pun tidak merespon.

Hingga akhirnya, Nisa dan Erlangga sadar bahwa bayinya telah meninggal dunia usai kembali mendatangi Klinik Alifa di malam itu.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, sang bayi sempat tersenyum ke orangtuanya.

Nisa dan Erlangga tak menyangka senyuman itu adalah salam perpisahan dari anak mereka.

Baca: Isi Chat Dokter Qory Sebelum Hilang di Bogor: Tolong Banget, Ini Soal Nyawa Aku dan 3 Anakku

Kebohongan Klinik Alifa

Pilu lantaran putra pertamanya meninggal dunia, Erlangga mengungkap kebohongan dari Klinik Alifa.

Selama sembilan bulan mengandung, Nisa Armila rutin kontrol ke klinik tersebut.

Setiap kali kontrol, kondisi janin Nisa selalu dibilang dalam kondisi normal.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved