Kelakuan Bidan Dwi saat Tangani Kelahiran Bayi 1,5 Kg di Tasikmalaya, Ibu Mertua: Mainan Hp Terus

Akhirnya saya suuzon ya, apakah ini dipakai praktek? enggak lazim lah. Pas lagi ada yang lahiran bidannya main handphone terus


zoom-inlihat foto
Kelakuan-Bid444555.jpg
Facebook/Dwi Yunita Lestari
Kelakuan Bidan Dwi Yunita Lestari saat Tangani Kelahiran Bayi 1,5 Kg di Tasikmalaya, Ibu Mertua: Mainan Hp Terus


Padahal kondisinya kala itu Nisa masih lemas.

Akhirnya kakak ipar Nisa, Nadia Anastasya lah yang membantu Nisa bersih-bersih darah di tubuhnya.

Perlakuan tak baik itu juga berlanjut saat keluarga Nisa heran bayi yang memiliki berat 1,7 Kg itu tidak ditaruh di inkubator standar medis.

Baca: Sosok Direktur Klinik Alifa, Sang Istri Tega Jadikan Bayi 1,5 Kg Konten Hingga Berujung Tewas

Malahan beberapa jam setelah dilahirkan, bayi tersebut dimandikan oleh bidan hingga dibuat foto-foto konten newborn.

Foto dan video tersebut dibuat Klinik Alifa tanpa izin dari keluarga Nisa dan Erlangga.

Singkat cerita, pihak Klinik Alifa pun akhirnya mempersilahkan Nisa dan bayinya pulang ke rumah.

Mengetahui hal tersebut, Tati kembali bingung.

Sebab kondisi sang bayi sempat dikatakan tak normal, tapi disuruh pulang oleh anak buah Bidan Dwi.

"Bidan itu datang sambil gendong bayi, dikasihin ke saya bayinya, katanya, ‘ya udah, rawat aja di rumah, udah sehat. Jantungnya juga bagus, pernapasannya juga bagus,’," ungkap Tati seraya menirukan ucapan bidan.

Enggan mendebat soal itu, Nisa dan Erlangga pun membawa pulang bayi mereka ke rumah.

Setibanya di rumah pukul 09.00 Wib, bayi tersebut pun sempat diberikan susu formula karena ASI Nisa tak kunjung keluar.

Waktu maghrib, bayi Nisa sempat buang air besar.

Selesai digantikan pakaiannya, bayi mungil itu pun diajak main oleh sang ayah.

Saat itulah Erlangga tak menyangka bahwa malam itu adalah momen terakhirnya bermain dengan sang putra.

Sekitar pukul 22.00 Wib, Nisa heran kenapa bayinya tidak bergerak.

Sempat mengira anaknya tidur, Nisa panik lantaran detak jantung sang bayi berhenti.

Saat digerak-gerakkan, sang bayi pun tidak merespon.

Hingga akhirnya, Nisa dan Erlangga sadar bahwa bayinya telah meninggal dunia usai kembali mendatangi Klinik Alifa di malam itu.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, sang bayi sempat tersenyum ke orangtuanya.

Nisa dan Erlangga tak menyangka senyuman itu adalah salam perpisahan dari anak mereka.

Sosok Direktur Klinik Alifa, Sang Istri Tega Jadikan Bayi 1,5 Kg sebagai Konten Hingga Berujung Tewas
Sosok Direktur Klinik Alifa, Sang Istri Tega Jadikan Bayi 1,5 Kg sebagai Konten Hingga Berujung Tewas (Facebook/Dwi Yunita Lestari)

Baca: Sosok Direktur Klinik Alifa, Sang Istri Tega Jadikan Bayi 1,5 Kg Konten Hingga Berujung Tewas





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved