Gibran Sebut Arah Dukungannya Sama dengan Kaesang, Kode Bakal Jadi Cawapres Prabowo?

Gibran Rakabuming Raka mengatakan arah dukungannya dalam Pilpres 2024 sama dengan Kaesang Pangarep.


zoom-inlihat foto
Gibran-Rakabuming-Raka-kiri-dan-Prabowo.jpg
Kompas.com/Fristin
Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Prabowo Subianto sebelum mendapatkan dukungan Relawan Jokowi-Gibran Jateng-Jatim pada Jumat, (19/2/2023)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengklaim arah dukungannya dalam Pilpres 2024 sama dengan adiknya sekaligus Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep.

Hingga kini Kaesang belum menyatakan arah dukungan PSI. Namun, partai berlambang mawar itu dirumorkan akan segera menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Memangnya beda (dukungan dengan Kaesang)? Ya, ditunggu saja, sama kok arahnya," ujar Gibran, Senin, (9/10/ 2023), dikutip dari Tribunnews.

Menurut Gibran, dalam Rakernas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak ada arahan dari partai untuk mengajak Kaesang mendukung Ganjar Pranowo yang diusung PDIP.

"Tidak ada pesan dari Ibu (Mega) dititipin jembatani sama Kaesang. Mereka akan bertemu sendiri. Untuk arah dukungan tanya PSI, itu di luar kewenangan saya. Keputusan PSI bukan ke saya," kata Gibran.

Kerap diminta Prabowo

Gibran mengaku sudah berulang kali diminta oleh Prabowo untuk menjadi cawapresnya.

Dia memang sering disebut sebagai salah satu kandidat pendamping Prabowo. Di samping itu, PDIP yang menjadi partai tempat bernaung Gibran mengaku tak melarang dia menjadi cawapres Prabowo.

"Semua orang kan sudah tahu. Beliau (Prabowo) sudah minta berkali-kali (jadi cawapres)," ujar Gibran ketika ditemui di kantornya, Senin, (9/10/2013), dikutip dari Tribunnews.

Akan tetapi, peluang Gibran untuk mendampingi Prabowo masih terganjal oleh UU Pemilu yang mensyaratkan umur cawapres minimal 40 tahun.

Untuk mengatasi hal ini, Prabowo telah membawa usulan penurunan batas usia minimal cawapres ke forum koalisi.

Gibran sendiri meminta masyarakat untuk menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang gugatan batas usia minimal cawapres.

"Ya ditunggu saja di MK," kata Gibran.

Baca: Mengaku Sering Diminta Prabowo untuk Jadi Cawapresnya, Gibran: Ya, Ditunggu Saja di MK

Baca: Prabowo Akan Kalah jika Pilih Gibran Jadi Cawapres, Pengamat Ungkap Sebabnya

Ketika ditanya oleh Prabowo tentang kesediaannya menjadi bakal cawapres, putra sulung Presiden Jokowi itu mengaku hanya menjawab bahwa dia belum cukup umur.

"Umurnya tidak cukup. Kan, tidak cukup," kata Gibran.

Gibran mengatakan sudah melaporkan hal itu kepada elite partainya, termasuk kepada Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Sementara itu, baliho bergambar Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka bermunculan di sejumlah tempat. Gibran juga mengaku telah melaporkan hal itu.

"(Soal baliho) Ya saya bilang itu relawan," kata Gibran di Balai Kota Surakarta, Senin, (2/10/2023), dikutip dari Tribun Solo. 

Menjelang Pemilu 2024, Gibran mengklaim menerima banyak tawaran mengisi berbagai posisi.

Menurut Gibran, tawaran itu tidak hanya datang dari internal PDIP, tetapi juga pihak lain, misalnya Gerindra.

Baca: Baliho Prabowo & Gibran Bermunculan, Gibran Ditawari Masuk Tim Pemenangan Ganjar

Baca: PDIP Tak Melarang Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Keputusan di Tangan Dia Sendiri

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (instagram @prabowo)

PSI disebut sudah dukung Prabowo

Akhir pekan lalu Kaesang menyatakan PSI belum menentukan sosok capres yang akan didukungnya.

Pernyataan Kaesang itu untuk menanggapi ucapan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menyebut ada partai berwarna merah-putih yang akan bergabung dengan koalisi Prabowo.

"Merah putih itu siapa? (PSI) Belum ada keputusan," kata Kaesang di Garut, Jawa Barat, Minggu, (8/10/2023).

Seperti Kaesang, Sekjen PSI Radja Juli Antoni mengatakan partainya belum menentukan arah dukungan.

"Tanya ke Bang Dasco, partai apa? PSI masih belum final," ujar Antoni.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebut PSI sudah bergabung dengan koalisi Prabowo.

Klaim itu disampaikan Viva dalam acara diskusi bertajuk "Jadwal Pilpres dan Siasat 2 Poros" yang diselenggarakan di Kantor Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Jakarta Timur, Rabu, (27/9/2023).

Baca: Tak Difavoritkan Jadi Cawapres Prabowo, Gibran Disebut Punya Peluang Sama dengan Kandidat Lain

Awalnya, Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, yang turut hadir dalam diskusi itu membicarakan elektabilitas Prabowo yang mandek.

Akan tetapi, Ray menganggap stagnasi atau kemandekan itu tak sebanding dengan banyaknya partai politik yang kini ramai-ramai mendukung Prabowo.

“Tapi intinya (elektabilitas Prabowo) adalah stagnan. Tapi stagnasi suara Pak Prabowo itu justru enggak sebanding dengan mulai banyaknya berlabuh partai-partai politik kepada Prabowo,” kata Ray dikutip dari Tribunnews.

“Sekarang masuk Golkar, masuk PAN, masuk PBB, masuk Demokrat, masuk Gelora, Garuda. Enggak tahu kalau PSI."

Kemudian, Viva langsung berujar bahwa PSI yang kini dinakhodai Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, sudah bergabung dengan koalisi Prabowo.

“(PSI) sudah bergabung. Kemarin di Hambalang ketemu kita,” kata Viva.

Baca: Langgar UU Pemilu karena Ajak Pilih Ganjar, Gibran & Bobby Tak Disanksi, PDIP Buka Suara

Ketika sudah mendapat giliran untuk berbicara, Viva menyebut dukungan itu sudah tampak jelas ketika elite PSI menghadiri pertemuan di kediaman Prabowo di Hambalang pada Minggu sore, (17/9/2023).

Dalam pertemuan di Hambalang itu hadir sejumlah elite partai politik, termasuk Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan anaknya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyatakan dukungan kepada Prabowo.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Gibran Rakabuming Raka di sini.





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved