"Hati kami bersama Anda. Pikiran kami bersama Anda. Jiwa kami bersama Anda. Sejarah, senjata, dan roket kami bersama kalian," kata pejabat tinggi Hizbullah, Hashem Safieddine, dilansir dari Washington Post.
Masuknya Hizbullah menyuntikkan elemen baru yang mudah terbakar ke dalam pertempuran, ketika Israel terguncang oleh serangan canggih dan bercabang yang telah menewaskan sedikitnya 600 warganya dan lebih dari 2.000 lainnya terluka.
Sementara itu, militer Israel membalas serangan tersebut dengan pesawat tak berawak bersenjata.
Pejabat militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan bahwa situasi di perbatasan utara sudah tenang setelah pertukaran tersebut. Namun, dia menyampaikan bahwa pertempuran masih berlangsung di selatan dan masih ada situasi penyanderaan di sana.
Sedikitnya 10 lokasi di Israel selatan, termasuk lingkungan pemukiman dan pangkalan militer, masih menjadi zona pertempuran aktif pada Minggu sore.
(TRIBUNNEWSWIKI)
Baca berita terkait Hamas di sini