Perintahkan Prajurit untuk 'Piting' Warga Rempang, Panglima TNI Yudo Minta Maaf

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meminta maaf setelah memerintahkan warga Pulau Rempang dipiting.


zoom-inlihat foto
Panglima-TNI-Yudo-Margono-2222.jpg
JUNI KRISWANTO / AFP
Panglima TNI Yudo Margono.


"Saya kuatir kalau kita pakai alat, nanti kita bertahan dilempari tadi. Anak-anak berani maju terus untuk bertahan, tetapi kalau dilempari, ngamuk juga sampean itu. Ada itu di Babek. Kita punya itu alat-alat baru," kata Yudo.

"Itu memang kalau yang lama nggak dipakai ya silakan Kababek biar keluar dari gudang, itu sudah lama saya lihat. Kasih tahu Kababek itu."

Baca: Respons Jokowi Soal Konflik Rempang : Masa Urusan Begitu Harus sampai Presiden

Yudo kesal

Yudo meyakini para pengunjuk rasa di Rempang yang memunculkan kekacauan bukanlah warga asli Rempang. Mereka adalah orang di luar Rempang yang ikut serta dalam demonstrasi dan membuat situasi menjadi kacau.

"Ini berarti sudah masuk ke ranah pidana. Ya kalau seperti itu, ya nanti kita berikan. Saya tidak memberikan itu, karena saya khawatir, karena anak-anak ini nanti mindset-nya berubah nanti, kembali lagi seperti Orde Baru," katanya.

Yudo  mengatakan TNI akan berada di garda terdepan jika diperlukan. Dia mengaku sudah kesal melihat polisi diserang oleh massa.

"Saya melihat kemarin itu, mampu, tapi mampu kok diam saja digebuki, atau memang apa namanya."

"Karena saya lihat bertahan saja kan, saya lihat dengan anu yang di atas dan menumpuk jadi satu, dan sementara pendemonya ini bawa batu besar-besar itu, dilemparkan ke itu, kaya lempari itu," katanya.

Baca: Kerusuhan di Pulau Rempang, 7 Orang Jadi Tersangka, Berikut Duduk Perkaranya

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang kasus Pulau Rempang di sini.





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved