Tak hanya itu, Anwar juga mempersilakan apabila bakal capres lainnya melakukan hal yang sama.
"Kalau capres-capres yang lain juga ingin melakukan hal yang sama dan serupa, silakan saja," tuturnya.
Bawaslu lakukan kajian
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengaku bakal melakukan kajian atas kemunculan Ganjar dalam tayangan azan,
"Dilakukan kajian. Tunggu ya Senin, Selasa, Rabu (pekan depan)," ujar Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, Sabtu, (9/9/2023).
Menurut Rahmat, Bawaslu mempunyai waktu 7 hari untuk melakukan kajian tersebut dan menenukan ada tau tidaknya pelanggaran.
Baca: Pantas Ganjar Pranowo Bisa Muncul di Tayangan Adzan RCTI, Bawaslu Tak Kaget: TV-Bacapres Hati-hati
"Kami punya waktu 7 hari (kajian) sejak ditemukannya dugaan," katanya.
Cak Imin: Tugas KPI dan Bawaslu
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menjadi bakal cawapres pendamping Anies Baswedan turut buka suara.
Menurut Cak Imin, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Bawaslu punya tugas untuk mengomentari tayangan azan itu.
"Tugas KPI dan Bawaslu yang mengomentari ya," ujar Cak Imin di kawasan Ampel, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, (9/9/2023).
Sementara itu, Anies menolak untuk berkomentar.
"Saya enggak komentar," kata Anies.
Baca: Tak Kaget dengan Isu Duet Ganjar-Ridwan Kamil, Pengamat Singgung Kunjungan Jokowi & RK ke Tiongkok
Baca: Ada 3 Sampai 4 Cawapres yang Bakal Dampingi Ganjar di Pemilu 2024, Ini Kriteria Pilihan Megawati
Ade Armando mengkritik
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkritik kemunculan Ganjar itu.
"Masak serendah ini sih kampanye politiknya? KPI kan punya aturan yang melarang disusupkannya iklan dalam azan televisi. Jangan mentang2 pemilik TVnya adalah pendukung Ganjar, terus jadinya boleh ada iklan Ganjar dalam azan..." tulis Ade di akun Instagram miliknya, @adearmando_officical
Namun, pernyataan Ade itu dikecam oleh sejumlah warganet. Mereka menilai Ade telah menyudutkan Ganjar.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Ganjar Pranowo di sini.