"Saya dari awal ya selalu mengatakan bahwa ketika membuat keputusan itu akan memakai pertimbangan rasional dan spiritual. Satu, pertimbangan spiritualnya adalah harus ke makam bapak," kata Yenny Wahid.
Hingga kini, Yenny menyatakan, dirinya belum sempat ke makam sang ayah, sehingga keputusan soal dukungan belum bisa ditetapkan.
"Kebetulan saya belum sempet kesana ini. Jadi dari sisi pertimbangan spiritual memang saya harus melalui itu dulu," kata dia.
Meski begitu, jika dikaitkan secara rasional, Yenny menegaskan, hubungan dirinya dengan Prabowo terjalin dengan baik.
Baca: Berikut Isi Surat Anies Baswedan Pinang AHY jadi Cawapres di Pilpres 2024, Ditulis Pakai Tinta Biru
Menurut dia, visi dari Prabowo maju sebagai capres sudah sangat luar biasa.
"Tapi secara rasional, berkomunikasi dengan pak Prabowo, pak Prabowo ini mempunyai visi yang sangat luar biasa," ujar dia.
Bahkan lebih jauh, Yenny menyatakan Prabowo Subianto merupakan sosok capres yang menempati posisi paling utama yang dinilai layak.
"Bagi kami, pak Prabowo ini top list. Jadi prioritas paling utama karena ada kesamaan-kesamaan visi. Jd secara rasional mungkin kita sudah bisa punya kesamaan-kesamaan. Tinggal menapaki mekanisme spiritual dulu," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Merasa Terhormat Dikunjungi Yenny Wahid dan Sinta Wahid: Saya Merasa Dekat dengan Gus Dur