Yenny Wahid dan Sinta Wahid Sambangi Prabowo, Sinyal Dukungan Penuh dari Gusdurian?

Jadi hubungan dengan Pak Prabowo ini hubungan hati, bukan hanya sekadar politik, tapi melampaui ajang politik lima tahunan, kira-kira begitu


zoom-inlihat foto
Ketua-Umum-P-33344.jpg
Tribunnews/Jeprima
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama putri almarhum Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid menyambut kedatangan mantan ibu negara Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2023). Diketahui, Yenny Wahid menyatakan Prabowo Subianto menjadi Bacapres prioritas untuk mendapat dukungan dari Gusdurian. Yenny menyatakan sudah ada kesamaan visi setelah melakukan komunikasi dengan Prabowo.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Yenny Wahid putri Gus Dur menyambangi kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2023) sore.

Mengejutkannya ialah sang ibu Sinta Nuriyah Wahid, Istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyusul dirinya ke kediaman Prabowo pada Rabu (6/9/2023) petang.

Hadirnya Sinta Nuriyah Wahid dan Yenny Wahid tersebut apakah menjadi sinyal dukungan dari Gusdurian ke Prabowo?

Mengutip dari Tribunnews.com, di rumah Prabowo, Sinta Nuriyah pun menyempatkan menjalankan salat magrib.

Setelah itu Sinta Nuriyah langsung mendapat sambutan hangat dari Prabowo dan sempat menyapa awak media.

Usai menyambut Sinta, Prabowo mengaku merasa sangat terhormat dikunjungi istri Gus Dur.

"Sore hari ini saya dapat kehormatan kunjungan ternyata juga didadak ibunya (Sinta Nuriyah) hadir ikut menjemput," kata Prabowo.

Baca: Sosok Alissa Wahid, Putri Sulung Gus Dur yang Kritik Cak Imin Karena Bawa Nama Ayahnya untuk Politik

Bahkan Prabowo mengaku saat ini seperti sedang sangat dekat dengan sosok Gus Dur yang ia kenal sangat baik apalagi pemikiran-pemikirannya.

"Saya merasa dekat dengan Gus Dur ya. Karena waktu itu yang saya kenal Gus Dur itu pemikirannya jauh ke depan, kita sendiri kadang-kadang tidak mengerti apa maksud Gus Dur. Sebagaimana kita ketahui hubungan saya sudah cukup lama dengan keluarga Gus Dur, sejak saya masih cukup remaja sekarang sudah agak remaja," ujar Prabowo.

Bahkan hubungan baik tersebut terus terjalin baik Gus Dur sebelum dan sesudah menjabat Presiden RI.

"Selama Gus Dur jadi presiden dan sesudah hubungannya masih sangat baik tentunya kita banyak diskusi dan kita sepakat untuk terus komunikasi menghadapi tentunya dinamika kehidupan politik bangsa kita yang saya kira cukup dinamis," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Yenny Wahid mengungkap kalau Prabowo Subianto merupakan sosok yang mempertemukan dirinya dengan sang suami.

Baca: Dicap Pengkhianat Oleh Demokrat, Respon Anies Baswedan: Kita Ingin Indonesia Adil dan Lebih Maju

Yenny mengungkap peristiwa terjadi 2009 silam saat Prabowo Subianto maju sebagai cawapres Megawati Soekarnoputri.

"Jadi hubungan yang sangat-sangat dekat ini sudah terjalin sejak lama, apalagi kemudian saya mendapat berkah besar dari hubungan baik dengan mas Bowo (panggilan Prabowo Subianto), yaitu ketemu jodoh saya ketika tahun 2009 kami dari PKB Gus Dur mengalihkan dukungan ke Gerindra tahun 2009," kata Yenny Wahid di hadapan Prabowo, Rabu (6/9/2023).

Karena itu, Yenny Wahid menilai kalau hubungan dirinya dengan Prabowo diibaratkan dari hati ke hati.

Kata dia, hubungannya bukan sekedar kepentingan politik yang terlihat akrabnya hanya lima tahun sekali.

"Di situlah saya ketemu suami saya ketika kami berkampanye untuk mas Bowo, jadi hubungannya ini hubungan hati, bukan hanya sekadar politik, tapi melampaui ajang politik lima tahunan, kira-kira begitu," ucap Yenny.

Baca: Alissa Wahid Minta Cak Imin Stop Membual Ngaku Dikudeta: Sudahlah Hentikan Narasi Tak Jujur Ini

Terkait soal dukungan, sejauh ini Yenny Wahid belum menetapkan sikap apapun perihal dukungan terhadap calon presiden (Capres).

Termasuk kata dia, kepada bakal capres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto.

Kata Yenny, kebiasaan dirinya dalam menentukan sikap itu harus melalui pertimbangan spiritual, dalam hal ini berziarah ke makam Gus Dur.

"Saya dari awal ya selalu mengatakan bahwa ketika membuat keputusan itu akan memakai pertimbangan rasional dan spiritual. Satu, pertimbangan spiritualnya adalah harus ke makam bapak," kata Yenny Wahid.

Hingga kini, Yenny menyatakan, dirinya belum sempat ke makam sang ayah, sehingga keputusan soal dukungan belum bisa ditetapkan.

"Kebetulan saya belum sempet kesana ini. Jadi dari sisi pertimbangan spiritual memang saya harus melalui itu dulu," kata dia.

Meski begitu, jika dikaitkan secara rasional, Yenny menegaskan, hubungan dirinya dengan Prabowo terjalin dengan baik.

Baca: Berikut Isi Surat Anies Baswedan Pinang AHY jadi Cawapres di Pilpres 2024, Ditulis Pakai Tinta Biru

Menurut dia, visi dari Prabowo maju sebagai capres sudah sangat luar biasa.

"Tapi secara rasional, berkomunikasi dengan pak Prabowo, pak Prabowo ini mempunyai visi yang sangat luar biasa," ujar dia.

Bahkan lebih jauh, Yenny menyatakan Prabowo Subianto merupakan sosok capres yang menempati posisi paling utama yang dinilai layak.

"Bagi kami, pak Prabowo ini top list. Jadi prioritas paling utama karena ada kesamaan-kesamaan visi. Jd secara rasional mungkin kita sudah bisa punya kesamaan-kesamaan. Tinggal menapaki mekanisme spiritual dulu," kata dia.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Prabowo Merasa Terhormat Dikunjungi Yenny Wahid dan Sinta Wahid: Saya Merasa Dekat dengan Gus Dur





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved