TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang gembong narkoba bernama Reinaldo Fuentes Campos dibunuh dengan cara dilempar bersama jangkar ke lautan karena mencuri kokain milik kartel narkoba.
Eksekusi Fuentes dari atas perahu itu direkam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Video tersebut dilaporkan direkam pada tanggal 17 Juli 2023.
Dilansir dari Sportskeeda, dalam video itu tangan Fuentes tampak diikat dan ada noda darah di belakang kepalanya.
Kemudian, beberapa orang mengangkatnya ke sisi perahu. Fuentes kemudian dilempar ke lautan.
Identitas orang-orang yang berada di balik pembunuhan itu belum diketahui. Namun, ada satu orang dalam video itu yang berujar, “Pastikan tak ada satu pun wajah kita yang terlihat.”
Seorang lainnya berkata, “Dia (Fuentes) tak punya cara menyelamatkan diri.”
Video itu diunggah oleh seorang jurnalis asalh Republik Dominika bernama Rafael Tolentino.
Baca: KRONOLOGI Tingkah Kocak Bandar Narkoba Capek Dikejar Polisi, Ngaku Haus & Minta Minum: Haus Saya Pak
Baca: Fikri, Anak Gembong Narkoba Soroti Vonis Ferdy Sambo: Hukuman Kemarin Cuma untuk Redam Masyarakat
Alasan Fuentes dibunuh
Fuentes terkenal dengan julukan “Taliban”.
Sebelumnya, dia diduga menenggelamkan kokain senilai $10 juta atau sekitar Rp152,7 miliar ke lautan. Kokain seberat 204 kg itu sedang dalam pengiriman.
Dia awalnya dilaporkan menenggelamkan kokain lantaran mengaku diinterogasi oleh penjaga pantai gadungan.
Setelah itu, Fuentes menceritakan penenggelaman itu kepada atasannya yang menjadi pengedar narkoba. Dia berharap masih bisa mendapatkan upah yang dijanjikan kepadanya.
Namun, kokain itu ternyata tidak ditenggelamkan. Fuentes diduga mengemas kembali barang haram itu dan menjualnya di sebuah pula di kawasan Karibia.
Sayangnya, tindakan itu diketahui oleh majikannya. Dia kemudian diundang menghadiri rapat kartel narkoba. Dalam rapat itu diputuskan akan dihukum mati.
Baca: Sosok Karenina Anderson, Artis dan Model yang Ditangkap karena Kasus Narkoba, Positif Konsumsi Ganja
Baca: Kronologi Anggota Polda Metro Jaya Aniaya Pelaku Kasus Narkoba Hingga Meninggal, Terancam Dipecat
Sekilas tentang Campos
Campos dilaporkan menjadi makelar atau perantara bagi Clan de Cartel, sebuah kartel narkoba.
Fuentes berasal dari Sucre, Venezuela. Namun, dia memiliki dokumen kependudukan Dominika dan mempunyai nama samaran Miguel Fulcar. Hal itu membuatnya tidak terdeteksi oleh aparat penegak hukum.
Pria dengan empat anak itu dijuluki “Taliban” setelah bertransaksi narkoba dengan pengedar di Timur Tengah.
Sebelum Fuentes dibunuh, ada dua anggota dalam organisasi narkobanya yang tewas dalam baku tembak dengan polisi di Buenos Aires, Argentina.
Penyelidikan yang dilakukan polisi mengarah ke sebuah rumah yang berisi senjata api. Senjata itu diduga dimiliki Fuentes.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang narkoba di sini.