Pantas Eks Danpaspampres Letjen Nono Sebut Kasus 3 TNI Bunuh Imam Masykur Janggal, Terkuak Sebabnya

Bekas Danpaspampres Letjen TNI Nono Sampono menyebut ada kejanggalan dalam kasus oknum 3 anggota TNI yang menculik dan membunuh warga Aceh Imam Maskur


zoom-inlihat foto
nono-sampono.jpg
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Letjen TNI Purnawirawan Nono Sampono pernah menjabat sebagai Wakil DPD RI periode 2017-2019.


Sejak kecil, Nono Sampono hidup bersama ayah angkat yang juga pamannya yaitu Idris Sampono.

Ayahnya berasal dari Madura, dan ibu kandungnya berdarah Maluku Sulawesi.

Baca: SOSOK Praka Riswandi Manik, Anggota Paspampres Bunuh Imam Masykur Warga Aceh, Terancam Hukuman Mati

Nono Sampono dan ibunya berpisah saat usia Nono masih tiga tahun.

Nono Sampono hidup bersama keluarga angkat dengan keadaan ekonomi yang pas-pasan.

Namun, hal tersebut tidak membuat Nono Sampono surut akan semangat bekerja kerasnya.

Ayah Nono Sampono adalah seorang sopir dan bersekolah sampai kelas empat sekolah dasar.

Nono Sampono mencari tambahan penghasilan dengan menjual ikan di pasar dan menjual roti bubengka.

Tak hanya itu, Nono Sampono juga pernah menjadi kondektur angkutan kota untuk menopang pendapatan ayahnya.

Setelah lulus SMA, Nono Sampono berkuliah di Fakultas Teknik Universitas Pattimura.

Baca: KESEHARIAN Imam Masykur yang Dibunuh Praka RM Paspampres: Jual Kosmetik dan Obat-obatan di Tangerang

Kemudian, Nono Sampono memutuskan untuk berkuliah dan masuk ke Akademi Angkatan Laut pada tahun 1972.

Tahun 1976, Nono Sampono berhasil menyelesaikan sekolahnya di Akademi Angkatan Laut.

Kini, Nono Sampono dan istrinya, Norma Riana telah memiliki tiga orang anak yang bernama Agustini Moerdiana, Taufik Bagus Moerdianto, dan Sheila Destaria Moerdianti.

Setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut, karier Nono Sampono dalam dunia militer terus menanjak.

Selain menjadi jenderal bintang tiga, Nono Sampono juga dipercaya memegang sejumlah jabatan penting seperti Komandan Paspampers, Gubernur Akademi Angkatan Laut dan Komandan Jenderal Akademi TNI.

Nono Sampono juga pernah menjadi anggota pasukan Danpaspampers di era presiden Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri.

Tahun 2010, Nono Sampono dilantik sebagai Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas).

Kemudian tahun 2012, Nono Sampono bersama Alex Noerdin maju ke Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta 2012 sebagai calon Wakil Gubernur Jakarta.

Namun, Nono Sampono gagal dalam pemilihan umum tersebut.

Setelah itu, Nono Sampono mendaftar sebagai calon gubernur Maluku periode 2013-2018 di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar.

Hingga akhirnya, Nono Sampono berhasil menjadi Wakil Ketua DPD RI periode 2017-2019.





Halaman
123
Penulis: Rakli Almughni
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Orpa (2022)

    Orpa adalah sebuah film drama yang disutradarai oleh
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved