Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Mengakibatkan Berumur Pendek ? Begini Penjelasannya

Penelitian yang dipublikasikan oleh JAMA dan Archives Journals menemukan terlalu lama duduk berkaitan dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak


zoom-inlihat foto
ShutterstockPixel-Shot-via-Kompas.jpg
Shutterstock/Pixel-Shot via Kompas
Ilustrasi posisi duduk yang salah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masyarakat Indonesia tak asing dengan ungkapan tentang kebiasaan duduk terlalu lama yang dikaitkan dengan kematian dini.

Penelitian yang dipublikasikan oleh JAMA dan Archives Journals menemukan bahwa terlalu lama duduk berkaitan dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak.

"Ketidakaktifan dapat mengurangi harapan hidup tidak hanya dengan predisposisi penyakit yang berhubungan dengan penuaan, tetapi juga karena hal itu dapat mempengaruhi proses penuaan itu sendiri," tulis penelitian tersebut, dilansir dari Eat This Not That.

Kebiasaan duduk terlalu lama juga tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Ahli bedah Rayussalim mengungkapkan batas waktu maksimal seseorang boleh duduk.

Dilansir dari Kompas.com (3/2/2023), seseorang yang duduk lebih dari 5 jam per hari dalam waktu 6 bulan berturut-turut bisa meningkatkan risiko berbagai macam penyakit.

Baca: Tips Sehat Makan Daging Kurban Tanpa Takut Kolesterol Naik saat Idul Adha

Baca: Puan Maharani Bocorkan Obrolan Megawati dan SBY Saat Duduk Satu Meja di Jamuan Makan KTT G20

"Bisa lebih dari 5 jam sehari secara berulang (selama) lebih dari 6 bulan (kondisi bertambah parah)," ujarnya.

Dia menyarankan agar seseorang membatasi waktu duduk mereka dengan memberikan jeda waktu duduk setiap harinya.

Cobalah memberikan waktu 15 menit latihan dengan intensitas sedang setiap hari untuk mengimbani kebiasaan duduk lama itu.

Studi menemukan hal tersebut bisa membantu Anda hidup tiga tahun lama.

Lantas, apa bahaya yang menghantui apabila Anda memiliki kebiasaan duduk terlalu lama?

Bahaya duduk terlalu lama

Ilustrasi duduk
Ilustrasi duduk (Thinkstockphotos via Kompas)

Dilansir dari Eat This Not That via Kompas, berikut beberapa dampak yang mungkin terjadi apabila Anda memiliki kebiasaan duduk terlalu lama:

1. Memicu kecemasan

Studi pada 2015 dalam jurnal BMC Public Health menunjukkan, mereka yang duduk terlalu lama memiliki energi yang rendah dan lebih berisiko mengalami kecemasan.

Peneliti dari Pusat Penelitian Aktivitas Fisik dan Nutrisi Universitas Deakin Australia mencatat, 36 persen subyek studi yang masih bersekolah lebih mungkin mengalami kecemasan ketika mereka terbiasa duduk selama 2 jam lebih.

Kebiasaan duduk terlalu lama ini akan berdampak pada terganggunya aktivitas tidur yang berdampak pada metabolisme tubuh yang buruk.

2. Sakit punggung dan postur yang buruk

Kebiasaan duduk terlalu lama juga bisa berdampak pada postur tubuh yang buruk.

Dalam jangka panjang, hal tersebut juga bisa berdampak pada nyeri punggung.

Menurut UCLA Health, duduk terlalu lama meningkatkan risiko sakit punggung karena adanya tekanan besar pada punggung, leher, lengan, dan kaki.

3. Lebih mudah terdistraksi

Penelitian yang dilakukan University of Illinois di Urbana Champaign menunjukkan, terlalu banyak duduk dikaitkan dengan pengurangan konsentrasi.

Kebiasaan duduk terlalu lama membuat Anda lebih mudah terdistraksi.

Studi yang dilakukan pada 89 orang dewasa penderita obesitas atau kelebihan berat badan menyebutkan bahwa mereka yang duduk lebih dari 30 menit mengalami keculitan mengatasi distraksi.

Baca: Cara Daftar Tamtama TNI AD TA 2023 Gelombang 2, Berikut Syarat dan Jadwalnya

Baca: Resep Vietnam Spring Roll, Ide Menu Makanan Sehat tanpa Minyak

4. Melemahnya daya pikir

Penelitian yang dilakukan International Journal of Health Promotion and Education mendapati siswa yang menggunakan meja berdiri memiliki daya pikir yang lebih baik daripada mereka yang duduk.

Sementara penelitian dari Texaz A&M University menemukan, siswa yang berdiri mampu membakar 15 kalori.

5. Kenaikan berat badan

Fakta menunjukkan, ketika Anda duduk, tubuh Anda tidak membakar kalori.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Physiology (Bethesda) menerangkan, mereka yang berdiri cenderung membakar 1.000 kalori lebih banyak per harinya daripada mereka yang menghabiskan waktu duduk.

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Sciene juga menyimpulkan bahwa orang gemuk cenderung memiliki kebiasaan duduk selama sua jam atau lebih dalam sehari.

6. Risiko pembekuan darah

Kebiasaan duduk terlalu tama juga bisa menyebabkan pembekuan darah di dalam vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT).

DVT biasanya mempengaruhi pembuluh darah besar di paha, kaki, dan juga bagian tubuh lainnya.

Ketika pembekuan itu terbentuk di pembuluh darah, ia dapat menyebar ke jantung dan paru-paru sehingga menyebabkan sesak napas, nyeri dada, dan kematian.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penykit memperkirakan, sebanyak 900.000 orang mungkin terkena DVT setiap tahunnya.

Kemudian, sekitar 60.000-100.000 penderita mengalami kematian.

(TRIBUNNEWSWIKI)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved