Tidak memiliki motif finansial
Kevin Mitnick dalam memoar yang dirilis pada 2011, membantah sudah menggunakan keahliannya untuk mencuri atau mengeksploitasi informasi demi keuntungan finansial.
"Siapa pun yang suka bermain catur tahu bahwa mengalahkan lawan saja sudah cukup," ujar Mitnick yang memberikan penjelasan dengan perumpamaan bermain catur, dilansir Kompas.
"Anda tidak perlu menjarah kerajaannya atau menyita asetnya untuk menjadikannya berharga," tutur Mitnick menambahkan.
Setelah dibebaskan dari penjara, Mitnick menjadi peretas "topi putih", penulis, dan pembicara.
Adapun peretas "topi putih" merupakan hacker yang menggunakan keahliannya untuk mengidentifikasi kerentanan atau masalah pada konfigurasi keamanan organisasi.
Mitnick, dengan keahliannya, kemudian mendirikan Mitnick Security Consulting yang memberikan nasihat kepada perusahaan dan lembaga pemerintah tentang kemanan siber.
Dia juga ditunjuk menjadi kepala petugas peretasan dan memiliki kepemilikan atas KnowBe4, suatu perusahaan yang menawarkan pelatihan keamanan phishing.
"Kevin akan selalu tetap menjadi 'peretas paling terkenal di dunia' dan terkenal karena kecerdasan, humor, serta keahliannya yang luar biasa dengan teknologi," jelas perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, Kamis (20/7/2023).
(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)