Suarnati juga menjelaskan soal harga per gram emas yang dibeli dari Tanah Suci harganya berkisar Rp 1.200.000.
Pengusaha burger di Makaassar ini mengaku membeli emas dari Tanah Suci untuk memenuhi nazarnya.
"Saya belinya pakai uang real, pokoknya per gram sekitar Rp 1.200.000,"
"Saya sudah bernazar dari awal, belum mendaftar saya sudah nazar seandainya saya ke tanah suci bisa tidak ya saya begini (pakai emas) seperti orang-orang (jemaah haji yang glamor saat pulang dari Tanah Suci," lanjut Suarnati.
Alasan ia membeli emas di Tanah Suci, lanjutnya, karena merasa ada kepuasan tersendiri.
Bahkan dia juga mengaku lebih berkarisma.
"Karismanya beda dan saya percaya kalau sakit terus pakai emas dari Tanah Suci bisa sembuh," ungkapnya.
Kendati demikian, untuk berangkat menjadi tamu Allah, ia harus menunggu selama 13 tahun.
Emak-emak satu ini juga sempat menceritakan dua hari sebelum berangkat dirinya mendapat cobaan lantaran harus menjalani operasi batu empedu.
"Tapi alhamdulillah selama proses haji semua dilancarkan bahkan tidak pernah merasakan sakit pasca-operasi," ujarnya.
Selama di Tanah Suci, Suarnati tak henti mendoakan semua keluarganya supaya bisa juga berangkat ke Tanah Suci.
"Semua saya doakan semoga bisa ke sana (Tanah Suci), bisa juga merasakan apa yang saya rasakan, semua keluarga dipanggil kesana kedua orangtua, adik-adik, kakak, termasuk usaha dilancarkan," paparnya.
Sebelumnya Suarnati terlihat memakai pakaian warna hijau yang penuh pernak-pernik.
Dilengkapi dengan hiasan khas Bugis di bagian kepala.
Suarnati juga tampak mewah dengan sejumlah perhiasan emas yang menghiasi badannya.
Jemaah haji yang berusia 46 tahun ini nampak tersenyum kala memakai kalung, gelang, dan cincin emasnya saat tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar Pukul 12.00 Wita bersama 392 rombongan jemaah haji kloter 1 Embarkasi Makassar.
(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)