Bolehkah Penderita Kolesterol Tinggi Makan Daging ? Begini Kata Ahli Gizi

Amy Goodson, ahli nutrisi berlisensi di Dallas, AS, mengatakan, penderita kolesterol bisa tetap makan daging merah.


zoom-inlihat foto
IlustrasIlustrasi-Daging-kambing-i-Daging-kambing.jpg
Tribunstyle.com
Ilustrasi Daging


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Banyak penderita kolesterol waswas ketika harus berhadapan dengan menu daging-dagingan yang biasanya disajikan di momen istimewa seperti Idul Adha.

Ada kekhawatirkan jika kadar kolesterolnya akan melonjak sehingga membahayakan kesehatan jika menyantap makanan tersebut.

Namun, jika dilewatkan, kelezatannya terlalu menggoda apalagi saat dinikmati di momen kumpul keluarga.

Amy Goodson, ahli nutrisi berlisensi di Dallas, AS, mengatakan, penderita kolesterol bisa tetap makan daging merah, yang mungkin bertentangan dengan anggapan umum selama ini.

"Ini semua tentang potongan dagingnya, ukuran porsi Anda, dan makanan yang Anda kombinasikan," kata Goodson.

Baca: Resep Rendang Sapi Basah dan Kering, Lengkap dengan Cara agar Daging Cepat Empuk

Baca: 9 Amalan Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha Untuk Dapatkan Pahala Melimpah

"Sementara banyak orang mencoba untuk fokus pada satu makanan tertentu sebagai penyebab berbagai penyakit, kenyataannya adalah tentang kualitas pola makan secara keseluruhan," jelasnya.

Kaitan makan daging dan kolesterol tinggi

Anggapan bahwa daging merah buruk untuk kesehatan jantung berawal dari banyak penelitian yang menunjukkan bahwa lemak jenuh berpotensi meningkatkan kadar kolesterol seseorang.

Daging dianggap tinggi lemak jenuh sehingga diasumsikan buruk pula untuk penderita kolesterol tinggi.

Padahal, ada bagian daging yang sebenarnya memiliki lemak jenuh lebih sedikit sehingga bisa lebih aman dikonsumsi.

Ilustrasi Daging
Ilustrasi Daging (Sajian Sedap)

Goodson berpendapat bahwa jenis dan potongan yang dipilih itu yang harus diperhatikan.

Sebagai contoh, penelitian telah dilakukan pada diet BOLD (Beef in an Optimal Lean Diet), yaitu pola makan yang meliputi sayuran, buah, biji-bijian, polong-polongan, dan sedikit daging sapi tanpa lemak.

Para peneliti melihat bagaimana jumlah daging sapi tanpa lemak yang berbeda memengaruhi kadar kolesterol orang dewasa dengan kadar "cukup tinggi".

"Peserta penelitian mengalami penurunan kolesterol LDL sebesar 10 persen dalam dua diet daging sapi yang berbeda," kata Goodson.

"Diet BOLD mengandung empat ons daging sapi tanpa lemak dan diet BOLD-PLUS mengandung 5,4 ons daging sapi tanpa lemak setiap hari dengan kedua diet menyediakan kurang dari 7 persen kalori dari lemak jenuh."

"Setelah lima minggu, ada penurunan yang signifikan dalam kolesterol total dan LDL," terang Goodson lagi.

Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa para peserta dapat makan daging merah sambil menjaga kandungan lemak jenuhnya tetap rendah karena makan potongan daging sapi yang lebih 'sehat' dan mengonsumsi makanan keseluruhan yang lebih rendah lemak jenuhnya.

Baca: Pria India Tewas Dianiaya karena Bawa Daging Sapi, 3 Orang Ditahan

Baca: Resep Menu Diet Bahan Dasar Tahu Putih, Turunkan Berat Badan hinga 5 Kg dalam Seminggu

Pilih potongan daging sapi tanpa lemak

Jadikan menu daging sebagai bagian dari pola makan yang sehat dan seimbang.

Hal ini sesuai dengan studi di American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2021 yang mengevaluasi penggunaan daging sapi tanpa lemak di Diet Mediterania.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved