TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kejadian di luar akal menimpa pria berinisial NS asal Demak.
Pria Demak ini iseng-iseng nekat pasangkan cincin ke alat kelaminnya.
Aksinya yang bikin geleng kepala tersebut membuat alat kelaminnya mengalami pembengkakan.
Sehingga cincin tersebut sulit untuk dilepaskan.
NS akhirnya pergi ke rumah sakit untuk meminta pertolongan dokter.
Bak jatuh tertimpa tangga, sang dokter justru tidak bisa membantu.
Baca: Sering Open BO di MiChat, Istri Nekat Potong Alat Kelamin Suami saat Tidur di Hotel di Solo
Baca: Terjadi Lagi, Viral 2 Pemuda Seret Anjing di Jalanan Jambi Pakai Motor, Pelaku Kini Diburu
Lantas bagaimana nasib NS ? Berikut kronologi lengkap pria nekat pasang cincin di kelamin hingga tak bisa lepas.
Seorang pria asal Mranggen, Demak, berinisial NS mendatangi kantor Damkar Kota Semarang.
NS mendatangi damkar denngan tertatih-tatih lantaran alat kelaminnya bengkak lantaran terpasang cincin.
Kejadian tersebut terjadi pada Senin (19/6/2023) sekira pukul 04.30 WIB.
Petugas Damkar yang mendapatkan aduan itu lantas melakukan operasi penyelamatan dengan cara memotong cincin yang melingkari penis NS.
Petugas harus berjibaku selama 30 menit untuk memotong cincin tersebut.
"Iya, korban pria asal warga, Mranggen, Demak," ucap Kabid Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Untung Sugiono, dilansir Tribun Jateng.
Ia menyebut, petugas sempat bertanya kepada pria tersebut mengapa memasang lingkaran cincin ke alat kelamin.
Ternyata motifnya hanya iseng atau sekedar main-main.
"Kayak cincin penguat vitalitas. Tetapi korban bujangan. Katanya untuk main-main tetapi maksud hatinya untuk apa kita tidak tahu," paparnya.
NS memasang alat tersebut pada Minggu (18/6/2023) sore.
Tak lama dipasang di alat kelaminnya ternyata bengkak.
Baca: Viral Video Wanita ABG Rambut Pirang Aniaya Teman di Pontianak, Ternyata Gegara Cemburu
Baca: Viral Tabungan Siswa SD Rp 112 Juta Raib, Ternyata Dipinjam Guru dan Komite
Korban lalu dibawa ke rumah sakit Kariadi Semarang.
Pihak rumah sakit menyarankan korban ke Damkar kota Semarang lantaran misal masih ditangani medis perlu dilakukan operasi alias diamputasi.