TRIBUNNEWSWIKI.COM - Fimosis akhir-akhir ini kembali menjadi pembahasan.
Biasanya penyakit ini menyerang di area penis pria.
Lantas apa itu fimosis ?
Bagaimana gejala fimosis ?
Serta bagaimana penanggulangannya ?
Berikut Tribunnewswiki rangkum informasi terkait fimosis yang perlu Sobat Wiki ketahui:
Fimosis adalah kelainan struktur penis berupa melekatnya kulup pada kepala penis.
Fimosis adalah kondisi yang normal pada anak-anak.
Baca: Mengenal Rabies, Penyakit Anjing Gila yang Membuat Penderitanya Takut Air dan Sulit Disembuhkan
Baca: Apa Itu Sifilis? Penyakit Menular Seksual yang Mengincar Orang yang Sering Gonta-ganti Pasangan
Namun, bila terjadi pada orang dewasa, fimosis bisa menjadi tanda dari suatu penyakit, seperti radang kepala penis, eksim, psoriasis, hingga diabetes.
Dilansir dari Siloamhospitals.com, Fimosis adalah kondisi medis pada pria yang belum disunat yakni berupa melekatnya kulit kepala penis (kulup) sehingga tidak dapat ditarik hingga ke belakang kepala penis.
Sementara itu, dilansir dari herminahospitals, Fimosis adalah kondisi yang ditandai dengan kulup penis belum terlepas secara sempurna dari kepala penis.
Sebenarnya kulup akan terlepas dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak. Jangan mencoba untuk melepaskannya sendiri karena justru berisiko menimbulkan gangguan yang disebut parafimosis.
Parafimosis terjadi ketika kulup yang ditarik tersangkut dan tidak dapat kembali ke posisi semula.
Parafimosis merupakan kondisi medis darurat yang harus segera ditangani karana dapat menyumbat aliran darah ke kepala penis.
Salah satu hal yang perlu diketahui, pada kulup penis terdapat smegma.
Smegma adalah kumpulan sel-sel kulit mati yang berada di antara kepala penis dengan kulupnya yang berwarna putih, dan membantu memisahkan kulup dari kepala penis. Smegma itu sendiri mudah dibersihkan.
Berdasarkan kondisinya, fimosis terbagi menjadi dua jenis, yaitu fisiologis dan patologis.
- Fisiologis, yaitu jenis fimosis yang umum terjadi pada anak-anak berusia 3 tahun ke bawah.
Fimosis fisiologis merupakan kondisi yang normal dan dapat hilang dengan sendirinya.
- Patologis, yaitu jenis fimosis pada pria dewasa yang belum disunat dan kerap dikaitkan dengan balanitis xerotica obliterans (peradangan atau inflamasi pada preputium, kepala penis, dan uretra).