Kisah Guru Olahraga di Tangsel yang Hamili Siswi SMA Lalu Memaksa Aborsi dengan Uang Rp 3 Juta

Mengetahui sang siswi itu hamil, GM memberi uang Rp 3 juta kepada siswinya itu untuk menggugurkan kandungannya


zoom-inlihat foto
Kisah-Guru-Olahraga-666666666.jpg
Kolase dari beberapa sumber
Ilustrasi - Kisah Guru Olahraga di Tangsel yang Hamili Siswi SMA Lalu Memaksa Aborsi dengan Uang Rp 3 Juta


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar kurang sedap datang dari salah satu siswa SMA di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Siswa SMA berinisial RW tersebut telah berhubungan intim layaknya suami istri dengan sang guru olahraga, GM.

RW dan GM melakukan hubungan intim di sebuah apartemen.

Sampai akhirnya RW pun hamil dan usia kandungannya sudah jalan 6 bulan.

Mengetahui sang siswi itu hamil, GM memberi uang Rp 3 juta kepada siswinya itu untuk menggugurkan kandungannya.

GM sendiri telah memiliki istri.

Baca: BREAKING NEWS: Pemerintah Sepakat Masa Jabatan Komisioner KPK Menjadi 5 Tahun

Baca: Terkait Dugaan Perselingkuhan, Kompol Agung Basuni Kini Dipatsus dan Diperiksa Propam Polda Sumut

Setelah itu GM yang tinggal di wilayah Gunung Sindur, Bogor, bersama istrinya kini menghilang ditelan bumi.

Karena perbuatan GM, keluarga RW membuat laporan ke Polres Tangsel dan tercatat dengan nomor: TBL/B/1115/VI/2023/SPKT/Polres Tangsel/Polda Metro Jaya, tertanggal 6 Juni 2023.

GM sempat memaksa seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) RW untuk mengaborsi kandungannya.

Paman RW berinisial S (39) mengatakan bahwa keponakannya sempat meminta pertanggungjawab kepada pelaku.

Saat itu, RW ditemani sepupunya mendatangi langsung kediamannya GM.

Namun, GM justru meminta korban untuk mengugurkan kandungannya, sembil menyodorkan uang sebesar Rp 3 juta.

"(Korban) minta pertanggungjawaban pelaku. Sejauh mana pertanggungjawabannya. Tapi pas di sana si pelaku malah ngasih uang untuk digugurin aja. Ngasih uangnya Rp 3 juta," ucap S saat ditemui di kediamannya, Jumat (9/6/2023) seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca: Viral Polisi Selingkuh dengan Janda, Punya 12 Video Syur dengan Pelakor yang Diungkap Istri Sendiri

Tak hanya itu, S mengatakan, pelaku bahkan sempat memaksa GM untuk menggugurkan kandungannya.

Beruntungnya, korban menolak sehingga pelaku dilaporkannya ke Mapolres Tangerang Selatan.

"Enggak mau dia (korban untuk aborsi). Mending dilaporin aja," ucap S.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) berinisial RW (19), diduga disetubuhi oknum guru olahraganya berinisial GM di apartemen di kawasan Tangerang Selatan.

Baca: Berikut Kronologi Pelecehan Seksual Mahasiswi STIKES Buleleng Bali, Berawal dari Dosen Datang ke Kos

Baca: Dosen Keperawatan di Buleleng Resmi Dipecat, Buntut Dugaan Pelecehan Mahasiswi

Akibatnya, RW mengandung janin yang berusia enam bulan setelah peristiwa persetubuhan itu terjadi pada November 2022.

S menceritakan, kehamilan diketahui keluarganya setelah melihat gelagat RW yang mencurigakan.

Saat itu, pihak keluarga RW sempat menanyakan hal yang berbeda dalam dirinya. Namun, RW enggan berkata sejujurnya.

"Dia awalnya enggak terbuka. Keluarga merhatiin kok perutnya makin lama makin besar, terus disuruh sekolah malas-malasan " kata S.

Baca: Viral Bocah 18 Tahun Paksa Pacarnya Berhubungan Badan & Ancam Sebar Video Asusila

Berdasar hal itu, kakaknya RW kemudian mendesak yang bersangkutan.

RW lantas mengakui bahwa dirinya sedang mengandung janin setelah disetubuhi gurunya.

"Akhirnya ditanya sama kakak perempuannya. Terus dia (RW) mengakui (sedang hamil) sambil histeris- histeris gitu," ucap S.

Penjelasan Kepala Sekolah

Kepala Sekolah tempat RW belajar, yang berinisial R, menyatakan bahwa pihak sekolah baru mengetahui kasus ini dan akan mengunjungi keluarga RW untuk mencari solusi terbaik.

"Kami akan menyelidiki dan mencari informasi lebih lanjut, dan kemudian kami akan mengunjungi keluarganya. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan kami akan mencari solusi yang bijaksana," jelas R saat dikonfirmasi terkait kasus itu.

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2023, Lengkap Dengan Syarat dan Cara Daftar di Situs Scasn.bkn.go.id

Dengan begitu, kasus ini menimbulkan keprihatinan dan kecaman dari berbagai pihak, mengingat bahwa kehamilan di luar nikah merupakan pelanggaran serius terhadap hak-hak individu dan etika moral.

Tindakan pelaku yang seorang pendidik menunjukkan kegagalan dalam melindungi dan membimbing para siswa.

Penting bagi masyarakat dan institusi pendidikan untuk memastikan keamanan dan keberlangsungan pendidikan para siswa.

Langkah-langkah efektif perlu diambil untuk menjaga integritas dan perlindungan terhadap siswa, termasuk penerapan protokol keamanan di sekolah dan pemantauan ketat terhadap perilaku guru dan staf pendidikan.

Kendati demikian, kasus ini juga harus ditangani secara serius oleh hukum. Pelaku harus dihadapkan pada proses hukum yang adil dan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Siswi SMA di Tangsel Dihamili Guru Sekolahnya, Korban Diberi Uang Rp 3 Juta untuk Aborsi





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved