"Setelah ibu saya sudah agak baikan, saya melapor ke nomor WhatsApp Kapolda Riau yang saya dapat dari Tiktok Layanan Presisi Kapolda Riau pada Minggu, 2 April 2023," bebernya.
"Kepada Bapak Kapolda Riau, mohon ijin menyampaikan, saya Bripka Andry Darma Irawan, S.A.P yang baru beberapa minggu dimutasi, dimutasi demosi Tanpa Melalui Proses Sidang Disiplin," tutur dia.
Baca: Pasca Tawuran PSHT & Brajamusti, Kapolda DIY Pastikan Kondisi di Yogyakarta Aman Terkendali
Selain itu, Bripka Andry mengaku keberatan jika dirinya dimutasi ke Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Riau di Pekanbaru.
Terlebih, dia merasa telah melakukan tugasnya dengan baik.
"Saya juga sudah maksimal menuruti perintah Danyon B Pelopor Kompol Petrus Hottiner Simamora."
"Saya tidak sanggup menjalani mutasi karena gaji saya sudah dipotong bank sejak Maret 2022 dengan potongan Rp 4.974.300 per bulan, yang mana pinjaman tersebut atas izin Danyon saya," ungkap Andry.
Baca: Diburu Polresta Solo, Siapa Sosok yang Berani Lecehkan Selvi Ananda Istri Gibran? PSI Mengungkapnya
Dana-dana yang berhasil dikumpulkan Bripka Andry lalu ia setorkan kepada rekening pribadi Danyon.
"Saya pun berhasil mengumpulkan dan menyetorkan dana senilai total Rp 650.000.000. Mohon ijin ada bukti-bukti transfer," ujar Andry.
Pengiriman uang tersebut diberikan kepada Danyon B Pelopor Kompol Petrus Hottiner Simamora, S.Sos Ke rekening Bank Mandiri Nomor 1720001467473 A.n. Petrus Hottiner Simamora.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)