Selain kekayaan, ia juga memiliki utang sebesar Rp 21.500.000.
Kendati mengalami penurunan, angka itu masih menempatkannya sebagai PNS terkaya di Indonesia.
Bahkan total harta Nurhali jauh melampaui harta kekayaan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) dan Puan Maharani.
Kekayaan Presiden Jokowi hanya sebesar Rp 71.4 miliar per 2022, sementara Puan Maharani mengantongi Rp 397 miliar.
Harta kekayaan Jokowi naik sekira Rp Rp 37,9 miliar dalam kurun waktu delapan tahun sejak ia menjabat Presiden Indonesia.
Pada 31 Desember 2014, Presiden melaporkan harta kekayaannya yang mencapai Rp 33.475.557.928.
Total harta ini diketahui dari laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang diunggah KPK di situs resminya.
Jokowi telah enam kali melaporkan harta kekayaan dan hartanya terus mengalami kenaikan setiap tahun.
Jokowi yang hari ini berulangtahun ke-61, terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 24 Februari 2022.
Dalam LHKPN terbarunya, aset berupa 20 bidang tanah dan bangunan menyumbang sebagian besar kekayaan Jokowi.
Adapun total kepemilikan tanah dan bangunan yang dimiliki Jokowi adalah Rp 59.445.696.000.
Aset lain yang menyumbang harta Jokowi adalah kepemilikan kas dan setara kas yang nilainya Rp 11.511.130.292.
Suami Iriana tersebut masih memiliki delapan unit kendaraan yang nilainya sebesar Rp 467 juta dan harta bergerak lainnya Rp 356.950.000.
Baca: Penghapusan Honorer, Rekrutmen Non-PNS Dilakukan Secara Outsourcing Mulai Akhir 2023
Baca: Besaran Gaji Ke-13 PNS, TNI/Polri, dan Pensiunan yang Cair Juli Mendatang
Jokowi tidak memiliki aset berupa surat berharga dan harta lainnnya.
Namun Presiden memiliki utang sebesar Rp 309.330.103 sehingga mengurangi total harta kekayaannya.
Bila dibandingkan laporan harta kekayaannya pada 2014, ada kenaikan pada nilai aset.
Kala itu, Jokowi memiliki 24 bidang tanah dan bangunan dengan nilai Rp 29.453.455.000.
Sementara untuk kendaraan, Jokowi memiliki 12 unit kendaraan, baik motor maupun mobil yang bernilai Rp 954.500.000.
Ia juga melaporkan kepemilikan usaha toko mebel yang nilainya Rp 572.440.076.
Aset lain yang dilaporkan Jokowi pada 2014 adalah kepemilikan logam mulia, batu mulia, dan benda bergerak lainnya senilai Rp 361.350.000.