"Tidak ber gelandangan atau di bawah jembatan seperti itu. Itu namanya enggak ramah keluarga. Udah berapa kali ke sini?" tanya petugas Dinsos.
"Sering, dari ibu Mega aku ke sini," akui wanita pengemis.
Video viral pengemis tajir tersebut juga menampilkan plastik yang dimiliki sang wanita pengemis terlihat ada beberapa lembar identitas.
Ada kartu pelajar yang bersekolah di SMK PGRI 3 Bogor sampai kartu ATM BNI dan buku tabungan.
Petugas Dinsos pun juiga menemukan beberapa lembar uang tunai ratusan ribu dimiliki oleh pengemis tajir yang tinggal di kolong jembatan.
Tidak berhenti di situ saja, yang paling membuat petugas Dinsos terkejut yakni kala menemukan gulungan cek dari salah satu bank.
Cek tersebut bernilai miliaran rupiah.
"Ceknya kita lihat, satu milyar tiga ratus lima puluh juta," pungkas petugas Dinsos.
"Kalah nih kita Pak Kabid," ujar petugas yang lain.
Atas temuan pengemis tersebut, Dinsos mengaku cukup kaget.
Terlebih jumlah harta yang dimiliki pengemis tersebut bernilai fantastis.
"Penghuni Kolong jembatan Panaragan Kota Bogor yg sudah 3 kali dievakuasi Dinsos Kota Bogor ternyata punya uang tunai yg cukup banyak, tabungan, motor, dan aset lainnya yg cukup besar," tulis akun dinsos di Instagram.
Mengurai imbauan kepada masyarakat Kota Bogor, Dinsos meminta agar warga tidak memberikan bantuan kepada para pengemis dan gelandangan.
Sebab hal itu membuat mereka tidak mandiri dan semakin betah menjadi gelandangan.
"Mereka menjadi pengemis dan pemulung sebagai profesi dan kerjaan rutin. Tinggal di kolong jembatan menjadi cara untuk dikasihani untuk menambah penghasilan mereka. Agar masyarakat tidak memberikan bantuan kepada warga seperti ini, krn akan semakin membuat mereka betah menjadi GePeng dan semakin sulit diurus dan dibina oleh pemerintah," imbuh akun dinsos.
Kini, petugas Dinsos tengah gencar mengamankan dan membina para gembel dan pengemis alias Gepeng.
Baca: VIRAL Video Pengemis Anak Buntuti Peziarah: Gedor Mobil hingga Ikut Masuk, Orang Tua Hanya Mengawasi
Baca: Viral Video Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Ternyata Dalangnya Seorang ASN
Sementara itu, Dody Wahyudin, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Bogor, menjelaskan perihal harta yang dimiliki oleh pemulung sekaligus pengemis tajir bernama Tini itu.
Menurut Dody terkait dengan harta yang di miliki Tini berupa sejumlah ATM, buku tabungan, STNK kendaraan bermotor, surat penting lainnya, satu buah cek senilai Rp1,35 miliar dan uang tunai Rp1,8 juta didapatkan Tini dari hasil penjualan barang bekas.
"Kalau dari informasi yang kita himpun juga termasuk dari assesment yang dilakukan oleh psikolog kepada Bu Tini itu, hartanya dari hasil penjualan barang barang bekas, ada juga pemberian orang," ucap Dody.
Uniknya kata Dody, Tini juga mengaku hartanya yang fantastis itu merupakan titipan dari para pahlawan terdahulu.