Helm, misalnya, dianjurkan memilih sesuai ukuran kepala dan minimal memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).
"Jangan karena ingin terlihat keren, lalu membeli helm mahal dengan merek tertentu, tapi ukurannya terlalu besar atau kecil," kata Agus Sani.
Selain itu, disarankan pula mengenakan jaket, sarung tangan, sepatu, serta celana panjang yang nyaman dan tak kebesaran atau kekecilan.
3. Persiapkan rute perjalanan
Berikutnya adalah menyiapkan rute perjalanan dengan matang, sehingga pengendara mengetahui kapan dan di mana tempat istirahat selama di jalan.
Pengendara bisa mencari informasi tempat istirahat melalui internet agar bisa memperkirakan berapa jam perjalanan untuk sampai ke tempat istirahat.
Usahakan pula untuk meluangkan waktu istirahat setelah berkendara selama beberapa waktu.
"Beristirahatlah ketika telah mencapai perjalanan 2 (jam) sampai 2,5 jam agar tubuh tetap dalam kondisi yang fit,” kata Agus Sani.
Ia menganjurkan agar pengendara tak memaksakan diri jika lelah atau mengantuk.
Sebab, kondisi badan yang kelelahan bisa berbahaya, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan pengendara lainnya.
“Selain itu, atur juga waktu perjalanan dengan baik agar selalu selamat dan aman sampai ke tujuan,” ucap Agus Sani.
Baca: Bikers Wajib Tahu, Inilah Pentingnya Ganti Oli Motor Pasca Mudik
Baca: Cara Daftar Mudik Gratis 2023 Lewat HP, Simak Syarat dan Ketentuannya
4. Tidak membawa barang berlebihan
Agus juga mengimbau agar pengendara motor tidak membawa barang secara berlebihan, membawa uang secukupnya, serta membawa surat identitas dan surat kendaraan.
“Jangan membawa barang yang berlebihan di motor," ucap Agus.
Jarak Jauh, Jangan Begadang Mengutip Kompas.com, (29/05/2019), semakin banyak barang bawaan, semakin sulit motor dikendalikan.
Agar lebih praktis, dianjurkan agar barang-barang bawaan disatukan ke dalam sebuah tas sehingga lebih mudah dibawa.
Usahakan penumpang motor maksimal dua orang.
Jika sudah berkeluarga, hendaknya tidak memaksakan untuk mengangkut lebih dari dua orang dalam satu motor.
Kelebihan penumpang menyebabkan sepeda motor lebih sulit untuk dikendarai sehingga rawan menyebabkan kecelakaan.
Selain itu, petugas kepolisian juga bisa menindak sepeda motor yang kelebihan muatan, demi keselamatan.