TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang mantan pejabat keamanan Rusia mengonfirmasi bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengidap gangguan paranoid.
Dia juga mengungkapkan bahwa Putin memiliki jaringan kereta api rahasia dan meningkatnya protokol keamanan demi keselamatannya.
Gleb Karakulov, nama mantan pejabat itu, memutuskan membelot tahun lalu. Sebelumnya, dia menjabat sebagai seorang kapten di Dinas Perlindungan Federal (FSO), sebuah lembaga yang ditugaskan untuk melindungi para pejabat tinggi Rusia.
Karakulov mengatakan ada sejumlah tindakan yang diambil Rusia guna menutupi atau menyamarkan keberadaan Putin.
Salah satunya ialah penggunaan kereta rahasia. Kereta itu tidak bisa dilacak oleh melalui sumber informasi biasa.
Proekt, sebuah media Rusia, sudah melaporkan dugaan adanya kereta itu dan jaringan kereta rahasia di dekat kediaman Putin di Novo-Ogaryovo, Moskwa, dan di Bocharov Ruchei, Sochi.
Baca: Rekaman Percakapan Pebisnis Besar Rusia Diduga Bocor, Sebut Putin Setan
Karakulov menjadi anggota "tim lapangan" di Direktorat Komunikasi Kepresidenan yang menyandikan pesan-pesan dari pejabat tinggi Rusia. Dia diperkirakan sudah pernah bepergian lebih dari 180 kali bersama para pejabat tinggi.
Dalam suatu wawancara, Karakulov menyebut Putin sebagai "penjahat perang".
"Presiden kami sudah berhenti berkomunikasi dengan dunia," kata Karakulov dikutip dari The Guardian, (6/3/2023).
"Selama beberapa tahun belakangan dia hanya ingin mendengar apa yang ingin dia dengar, dan menghabiskan sebagian besar waktunya di kediamannya, yang sangat tepat disebut oleh media sebagai bunker. Secara psikologis dia tidak sehat dan takut akan hidupnya."
Baca: Putin Sebut Rusia Akan Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia
Menurut Karakulov, Putin dikelilingi oleh "pembatas bernama karantina yang tidak bisa ditembus".
Dia menggambarkan adanya "negara virtual" yang berada di dalam negara Rusia. Di negara virtual itu terdapat pemadam kebakaran, orang yang mencicipi makanan, dan teknisi lain yang pergi bersama Putin saat lawatan ke luar negeri.
"Mereka memanggilnya Bos, memujanya dengan berbagai cara dan hanya berbicara kepadanya dengan syarat-syarat itu," kata Karakulov menjelaskan.
Karakulov menyebut Putin sangat mengandalkan informasi atau laporan dari dinas rahasianya. Putin tidak menggunakan ponsel atapun internet. Dia bahkan tidak membawa teknisi internet bersamanya ketika dia bepergian ke luar negeri.
"Dia hanya menerima informasi dari orang-orang terdekatnya," kata pembelot itu.
Baca: Putin Ungkap Alasan Tak Lancarkan Invasi Penuh ke Ukraina Tahun 2014
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Vladimir Putin di sini.